Beranda Kutai Timur PDAM Kutim Kembali Pasang Pipa Induk – Untuk Perlancar Distribusi Air Bersih

PDAM Kutim Kembali Pasang Pipa Induk – Untuk Perlancar Distribusi Air Bersih

196 views
0
pdam kutai timur

SANGATTA- PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Kutim) terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Progres terbaru, perusahaan plat merah ini tengah melakukan pemasangan pipa induk di wilayah Kabo, Sangatta Utara untuk memperlancar suplai atau distribusi air bersih menuju ke rumah-rumah warga.

Beberapa hari terakhir nampak kesibukan para pekerja yang sedang melakukan pengalian untuk memasang pipa induk jaringan distribusi diwilayah tersebut. Aktifitas pemasangan pipa induk dipantau langsung oleh Kepala PDAM Kutim Aji Mirni Mawarni. Tentunya untuk memastikan semua pengerjaan berjalan sesuai dengan harapan.

“PDAM sedang melakukan pemasangan pipa induk yang bertujuan meningkatkan suplai air disejumlah wilayah. Pipa yang tersedia kali ini merupakan bantuan dari Pemkab Kutim melalui Dinas Pekerjaan Umum, sedangkan untuk pemasangannya dilakukan dengan system swakelola dengan kontraktor,” kata Mawarni melalui pesan sikat via telpon genggamnya belum lama ini.

Pemasangan pipa induk dilakukan di Jalan Poros Kabo Jaya, bertujuan guna meningkatkan suplai air di Sangatta Lama, APT Pranoto dan sekitar Patung Burung. Kendati sedang dilaksanakan proyek pemasangan pipa induk, namun Mawarni memastikan pihaknya tidak akan melakukan penghentian distribusi air. Namun jika telah dilakukan penyambungan, maka barulah PDAM akan menghentikan sementara distribusi air bersih.

“Nanti kalau (sudah) interkoneksi baru penghentian distribusi dan pemasang ini sendiri di estimasikan berkisar 1,5 hingga 2 bulan,” terang wanita berkulit putih dan berhijab tersebut.

Pemasangan kali ini di mulai di Jalan Murung Raya sampai IPA (instalasi pengolahan air) Kabo. Merupakan peningkatan dan lanjutan dari kapasitas 50 liter/detik yang telah dikerjakan sebelumnya. Kapasitas jaringan distribusi pipa induk yang terpasang kurang maksimal dalam menyalurkan air bersih yang diproduksi IPA Kabo. Jaringan pipa distribusi yang ada dianggap kurang maksimal menyalurkan air dari IPA Kabo apabila hanya didukung satu jaringan saja. Bahkan terkadang, kata Mawarni, air yang diproduksi juga overflow. Itu sebabnya, dengan penambahan ini, distribusi diharapkan bisa lebih ditingkatkan, termasuk mengatasi masalah daerah yang masuk zona krisis distribusi air bersih. Pipa yang dipasang pun berdiameter cukup besar yakni 315 hingga 400 milimeter.

“Rencananya jaringan pipa baru ini akan kita koneksikan dengan jaringan di kawasan Jalan Mansyur Munthe yang langsung terkoneksi dengan jaringan di tiga kawasan yang masuk zona krisis distribusi. Jadi bisa lebih fokus. Sedangkan, jaringan lama fokus untuk distribusi dari Jalan Poros Kabo sampai Jalan Yos Sudarso II,” tukas Mawarni. (hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here