Beranda Kutai Timur Kutim dapat Surplus Listrik 7,5 MVA – Ismunandar Teken MoU dengan PLN

Kutim dapat Surplus Listrik 7,5 MVA – Ismunandar Teken MoU dengan PLN

69 views
0

BALIKPAPAN- Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk memenuhi kecukupan kebutuhan listrik daerah memasuki babak baru. Terkini Pemkab Kutai Timur (Kutim) bersama PLN melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait penyediaan tenaga listrik, serta pengembangan potensi biomassa di Kalimantan demi mendongkrak sektor perindustrian, Kantor PLN Kaltimra di Jalan MT Haryono Balikpapan, Selasa (1/8).

Bupati Kutim Ismunandar hadir dalam momen penting ini bersama Direktur Bisnis Regional Kalimantan Machnizon Masri, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali, Nusa Tenggara PLN Djoko R Abumanan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN. Termasuk 15 calon pelanggan potensial PLN dengan rencana total daya tersambung sebesar 154 MVA. Serta dua pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTNm).

Khusus di Kalimantan Timur, Kutim sendiri mendapatkan jatah surplus sebesar 7,5 MVA. PLN fokus melakukan kerja sama penyediaan listrik untuk pengembangan kawasan pelabuhan, pengolahan crude palm oil (CPO), pertambangan, kawasan industri, industri baja, kota mandiri, pusat perbelanjaan, pelabuhan, apartemen, hotel, pabrik semen, dan perkantoran.

Dikatakan Bupati Kutim Ismunandar progres ini menjadi berita baik dan tentunya menjadi dambaan semua pihak. Bukan hanya baginya, tapi juga seluruh warga Kalimantan.

“Atas nama pelanggan dan calon pelanggan, saya, bersama warga seluruh Kutim mengucapkan terima kasih kepada Direksi PLN atas kesempatan ini. Semoga realisasinya tepat sesuai rencana. Menjadi terobosan dalam suplai listrik tambahan untuk menghidupi kebutuhan setrum,” ujar Ismu.

Ismu yang mengenakan batik berwarna hijau didapuk keatas panggung menyampaikan kesan dan pesan atas kerja sama yang terus terjalin baik bersama PLN. Mantan Seskab Kutim ini berjanji terus mengoptimalkan peningkatan pelayanan listrik khusus ke desa-desa. Mengaliri penerangan dari gelap menjadi terang agar masyarakat menikmati listrik dalam jangka panjang kedepan.

Sementara itu menurut Direktur Bisnis Regional Kalimantan Machnizon Masri, daya mampu listrik Sistem Mahakam di Kaltim mencapai 1.646 megawatt (MW). Sama dengan Sistem Kahatulistiwa di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Sistem Barito di Kalimantan Selatan (Kalsel). Sedangkan konsumsi listrik masyarakat atau beban puncak listrik mencapai 1.215 MW, sehingga surplus daya mencapai 430 MW. Dirinya menambahkan tujuan dari kegiatan ini juga dalam upaya meningatkan elektrifikasi di daerah terpencil.

“Alhamduliilah hari ini kita tanda tangan MoU dengan beberapa pelanggan besar dan pengembang biomassa. Daya mampu di Kalimantan sudah mencukupi dan bahkan surplus. Dengan surplus daya tersebut, PLN memiliki kemampuan lebih untuk melayani permintaan surplus listrik, baik dari masyarakat maupun industri dan bisnis supaya investasi makin berkembang,” tegasnya. (hms13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here