Beranda Kutai Timur Kaubun Kreatif, Tidak Fokus Single Komoditi – Ada 102 Kegiatan, Sentuh Angka...

Kaubun Kreatif, Tidak Fokus Single Komoditi – Ada 102 Kegiatan, Sentuh Angka Rp 73 Miliar

63 views
0

PRO MASYARAKAT: Bupati Ismunandar di seri penutup zona pesisir musrenbang kaubun. (Foto: Irfan humas)

KAUBUN- Kecamatan Kaubun menjadi lokasi terakhir zona pesisir yang disinggahi Bupati Ismunandar bersama rombongan dalam tur Musrenbangcam untuk 2020. Dalam kesempatan itu Ismu cukup terkesan dengan kreativitas Camat Kaubun M Amin yang menggerakkan sektor agroindustri pertanian, tak fokus pada single komoditi.

“Jangan hanya mengandalkan sektor sawit dalam single komoditi, tetapi ada inovasi diluar produk (konoditi) lain. Contohnya saja Kaubun, sudah berfokus pada tanaman coklat dan jagung. Ini harus diapresiasi,” jelas Ismu saat berdialog di Musrenbangcam, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Bumi Etam, Kaubun, Rabu (20/2/2019).

Ismu dalam kesempatan itu juga menyimpulkan musrenbang ini tidak hanya sekedar pertemuan dialog saja, melainkan mempertajam sekaligus menghasilkan rencana kerja program pembangunan di desa.

“Ini amanah undang-undang, bukan ajang acara pertemuan biasa saja. Akan tetapi saling berkoordinasi membangun Kutim di desa-desa dan hasil akhirnya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Edward Azran melaporkan dari 8 Desa di Kaubun ada 102 kegiatan usulan program pembangunan dan total anggaran mencapai Rp 73 Miliar. Salah satunya geliat pertanian di Kaubun kedepan potensial.

“Saya juga cukup terkesan dengan pergerakan dan inovasi terutama dalam pengembangan agroindustri di Kaubun yang dilakukan oleh Camat. Karena memang background (latar belakang) nya Pak Amin ahli pertanian,” jelasnya.

Selanjutnya Edward menegaskan ditahun ketiga kepemimpinan duet Ismu-KB untuk pengerjaan di Tahun 2020 fokus dan tuntas.

“Kita harus konsisten dalam program ini. Kita bicara hari ini untuk 2020. Untuk berkelanjutan harus diteruskan. Per desa dalam poin-poin skala prioritas ini segera kami verifikasi oleh Bappeda dan tim pembangunan setkab Kutim. Selanjutnya di bahas dalam Musrenbang Kabupaten,” tutupnya. (hms13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here