Beranda Kutai Timur Selama Puasa Coffee Morning Diganti Rakor – Bahas Soal Hutang, Gaji TK2D...

Selama Puasa Coffee Morning Diganti Rakor – Bahas Soal Hutang, Gaji TK2D Hingga Insentif ASN

64 views
0

Suasana rapat diruang meranti kantor Bupati Kutim. (Foto: Wahyu Humas)

SANGATTA– Tak ada rapat kerja rutin mingguan awal pecan coffee morning, Pemkab Kutim akhirnya menggelar rapat koordinasi, Senin (13/5/2019). Beberapa hal yang dibahas antara lain soal evaluasi kegiatan pemerintahan selama puasa Ramadan. Rapat dipimpin Wabup H Kasmidi Bulang mewakili Bupati Kutim H Ismunandar yang saat bersamaan memimpin rakor pemantapan tuan rumah Hari Gerak Kesatuan (HKG)  ke-47, Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBRGM) ke-16 dan Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-6 tingkat Kalimnatan Timur (Kaltim).

Pembahasan pertama, Wabup meminta agar hutang-hutang Pemkab kepada pihak ketiga bisa dibayar agar mengurangi beban Pemkab sebelum lebaran Idul Fitri. Guna menghindari upaya pihak-pihak yang ingin menyegel kantor pemerintahan.

“Segera diselesaikan pembayaran hutang, termasuk lahan-lahan yang belum dibayar. Saya mengimbau untuk Kepala OPD kalau punya masalah jangan ditinggal. Karena (jika ditinggal) kita seakan-akan salah terus! Tetap hadapi apapun masalahnya,” tegas Wabup.

Wabup memaklumi jika pihak ketiga banyak yang kecewa dan marah karena pembayaran proyek yang sudah selesai dikerjakan mesti tertunda. Namun demikian dia tak menginginkan penyegelan ruang kerja seperti beberapa hari lalu terulang lagi.

Sementara itu, para camat se Kutim juga menyampaikan situasi lingkungan pasca pemilu. Secara umum keadaan tetap aman terkendali. Selanjutnya menghadapi Ramadan harga sembako masih stabil. Namun stock tabung LPG 3 kilogram sempat berkurang. Sehingga berimbas pada harga yang melonjak. Seperti dibeberapa kecamatan wilayah kota Sangatta dan kecamatan Pesisir.

Dana desa yang sudah cair juga dilaporkan kepada Wabup, sementara yang belum hanya masalah waktu karena terkendala seperti belum menyetorkan laporan tahun sebelumnya. Terakhir, beberapa kecamatan daerah pesisir dan pedalaman ternyata mengadakan safari ramadhan ke desa-desa. Sekaligus mempererat silaturahmi perangkat kecamatan ke desa-desa.

“Di Rantau Pulung , kami (Pemerintah Kecamatan) akan mengadakan safari Ramadhan. Dimulai nanti malam, mendatangkan ustad dari Palestina,”  kata Camat Rantau Pulung Mulyono.

Sedangkan Camat Kaliorang Simon Salombe melaporkan beberapa keluhan warga terkait kerusakan jalan. Dia berharap pemeliharan jalan dan jembatan segera ditangani. Agar tak membahayakan pengguna dan mempersulit askes menuju ke kecamatan.

Dalam rapat tersebut, Wabup meminta agar Tenaga Kontrak Kerja Daereh (TK2D) disetiap OPD bisa diverifikasi. Khususnya TK2D tak produktif untuk dimitasi ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). sebagai tambahan personel demi meningkatkan eksistensi Satpol PP dalam bekerja.

Plt Kasat Pol PP Didi Herdiansyah mengatakan sebenarnya personel Satpol cukup, karena saat ini jumlahnya 149 personel. Namun, sambungnya, idealnya 230 personel.

“Untuk perekrutan personel Satpol bukan hanya di OPD, tetapi juga di setiap kecamatan. Dahulu pernah ditahun 2015  direncanakan, namun terbentur anggaran,” ujar Didi.

Terakhir, Wabup menutup rapat dengan menyampaikan bahwa gaji bulan Mei untuk TK2D akan dibayarkan sebelum lebaran, sedangkan insentif ASN akan diusahakan. (hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here