Beranda Pemerintahan SMK Tridaya Harapan, Strategi Pemerataan Pendidikan – Sudah Luluskan 65 Orang Siap...

SMK Tridaya Harapan, Strategi Pemerataan Pendidikan – Sudah Luluskan 65 Orang Siap Kerja

73 views
0

Tampak Bupati mengalungkan tanda kelulusan kepada taruni taruna SMK Tridaya Harapan yang dinyatakan lulus. (Foto: Jani Humas)

SANGKULIRANG – Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ismunandar merasa bangga, sebab di Kutim walaupun dengan keterbatasan, ternyata terdapat sekolah yang benar-benar memberikan harapan dan masa depan kepada generasi muda, khususnya diwilayah pesisir. Sekolah dimaksud adapah SMK Tridaya Harapan yang berada di Site Kelolokan, Desa Pelawan, Kecamatan Sangkulirang 

“Selalu disampaikan oleh bapak Presiden bahwa ada gap (jarak) antara sarjana lulusan SMA, ada kekosongan tenaga kerja yang mempunyai kemampuan pengetahuan. Lulusan SMK Tridaya harapan ini nantinya yang mengisi gap yang kosong ini. Karena begitu investasi masuk di Indonesia bukan sarjana saja yang dicari, tetapi yang dibutuhkan tenaga-tenaga yang mempunyai kemampuan,” ujar Bupati Ismunandar saat menghadiri wisuda lulusan angkatan pertama SMK Tridaya Harapan Yayasan Kayan Makmur tahun ajaran 2018/2019 yang digelar di aula sekolah, Senin (20/5/2019).

Jika sekarang lulusan pertama sudah terserap KPP Grup saja, maka Ismu berharap kedepan lulusan SMK Tridaya bisa mengisi lapangan kerja yang ada di Kutim. Bupati melihat dari segi pendidikan, baik kulikuler maupun  ekstrakulikuliler semua sudah siap dipasar kerja. Berkat hal itu dia merasa bangga, apalagi sekolah dimaksud juga memiliki marching band yang tak kalah dengan yang ada di Sangatta. 

“Jadi, Kutim sekarang sudah punya dua marching band berkelas, dari Sangkulirang yang dibina KPP Grup dan dari Sangatta yang dibina PT KPC,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Ismu juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid yang sudah mempercayakan anak-anaknya untuk belajar di SMK ini. Dengan pola pendidikan disiplin yang tinggi, dirinya yakin taruna-taruni sekolah tersebut merupakan masa depan Kutim yang mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional. 

“Adik-adik, harus buktikan, orang Sangkulirang mampu bersaing dimana saja.  Lulus bukan berarti selesai, tetapi terus tingkatkan kemampuan dan belajar. Jangan berhenti sampai di sini saja,” pesan Bupati Ismunandar. 

Sebelumnya Kepala SMK Tridaya Harapan Hidayat menjelaskan, sekolah yang baru berjalan tiga tahun ini merupakan sekolah di lingkungan KPP Grup yang beroperasi di Desa Kelolokan Kecamatan Sangkulirang. 

“Kami berterima kasih, atas dukungan semua pihak, sekolah sudah berjalan tiga tahun dan sudah berhasil meluluskan 65 taruna dan taruni angkatan pertama. Bahkan, semua yang lulus, 100 persen langsung terserap di KPP Grup,” ungkap Hidayat.

Selain itu, prestasi para pelajar SMK Tridaya Harapan juga sudah ke tingkat nasional dan internasional. Dengan mengikuti beragam lomba keilmuan di luar Kabupaten Kutim, bahkan sampai ke Filipina dan Korea Selatan.

Selanjutnya Executive Director KPP Grup, Soesanto, menjelaskan SMK Tridaya Harapan berdiri sejak 2015 lalu. Saat ini meluluskan angkatan pertama, sebanyak 37 lulusan jurusan perkebunan dan 28 lulusan jurusan alat berat, total 65 siswa. Semuanya langsung terserap di KPP Grup, baik di sektor perkebunan maupun pertambangan.

“Kami juga memberi beasiswa bagi tiga lulusan terbaik dari masing-masing jurusan untuk meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi. Dengan harapan, kelak, SMK Tridaya Harapan bisa menjadi sekolah rujukan nasional maupun internasional,” pungkas Soesanto. (hms10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here