Beranda Nasional Kutim Terima KLA Pratama – Bupati: Bentuk Kecintaan Terhadap Anak-Anak Kutai Timur

Kutim Terima KLA Pratama – Bupati: Bentuk Kecintaan Terhadap Anak-Anak Kutai Timur

69 views
0

Saat Bupati Ismunandar menerima penghargaan dari Menteri PPPA Yohana Susana Yembise. (foto: Wahyu Humas)

MAKASSAR – Pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 di Hotel Four Points, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7/2019) malam. Kutai Timur (Kutim) berhasil bermetamorfosis menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Bupati Kutim H Ismunandar terima penyerahan penghargaan KLA Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia bersama 247 daerah dari seluruh Indonesia.

Kegiatan bertema ‘Peran Keluarga dalam Perlindungan Anak’ dan tagline ‘Kita Anak Indonesia Kita Gembira’, Menteri PPPA Yohana Susana Yembise menyerahkan penghargaan kepada Kabupaten Kutai Timur Sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) Pratama yang diterima langsung oleh Bupati Kutim Ismunandar.

Ismunandar menyampaikan bahwa penghargaan yang berupa legitimasi Kutim sebagai KLA tersebut, adalah penghargaan tahap pertama yang didapatkan setalah melewati berbagai rangkaian proses panjang atas hasil upaya bersama Pemkab Kutim dan beberapa pihak terkait lainya.

“Allhamdulilah, pada malam ini Kabupaten Kutai Timur mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak, walapun masih tahap pratama tetapi ini merupakan upaya-upaya kita” ujar Ismunandar saat diwawancarai awak media usai menerima penghargaan.

Ismunandar juga menambahkan bahwa dirinya dalam setiap kesempatan selalu menyampaikan tentang kecintaannya terhadap keluarga dan anak-anak.

“Sebagaimana yang selalu saya sampaikan diberbagai kesempatan, bagaimana kita cinta keluarga, rasa kasih sayang dan cinta kepada anak adalah dasar bagi kita dalam berupaya mewujudkan KLA di Kutai Timur” ungkapnya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan atas dukungan pemerintah pusat dan daerah Kabupatan Kutim juga mampu menerapkan kebijakan yang dapat memperhatikan kondisi belajar anak.

“Berkat dukungan pemerintah pusat dan daerah kita dapat menerapkan kebijakan waktu belajar anak, mulai jam 7 sampai jam 9 malam.” jelasnya.(hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here