Beranda Pemerintahan Gubernur Kaltim Minta PKK Kolaborasi – Lewat DD, Ciptakan Capasity Building

Gubernur Kaltim Minta PKK Kolaborasi – Lewat DD, Ciptakan Capasity Building

59 views
0

ARAHAN: Gubernur Kaltim Isran Noor dalam sambutan Puncak Peringatan HKG PKK ke-47, BBRGM ke-16, dan TTG ke-16. (Foto: Irfan Humas)

SANGATTA-Gubernur Kaltim Isran Noor turut hadir dalam momen Rangkaian Puncak Peringatan Hari Gerak Kesatuan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ke-47, Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBRGM) ke-16, dan gelar Teknologi Tepat Guna ke-16 yang dipusatkan di depan Halaman Gedung Graha Expo, Bukit Pelangi, Kamis (27/6/2019).

Beberapa pesan penting namun singkat dilontarkan mantan Bupati Kutim itu. Diantaranya Isran mengucapkan terima kasih khususnya untuk Kutim selaku tuan rumah yang sudah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik dalam penyelenggaraan event tahunan ini.

“Saya apresiasi kinerja seluruh panitia tuan rumah. Kutim dalam hal ini sudah sukses menggeber rangkaian HKG, BBRGM, dan TTG dari awal pembukaan hingga kegiatan puncak,” jelasnya disaksikan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Widi Prasetijono, Bupati Kutim Ismunandar, Wabup Kasmidi, Mantan Bupati Kutim Ardiansyah, Ketua PKK Kaltim Nor Baiti, Ketua PKK Kutim Encek Firgasih, Ketua PKK Kabupaten/Kota se-Kaltim, seluruh anggota PKK kecamatan, dan undangan lainnya.

Isran juga memberikan arahan kepada TP PKK Kaltim yang mengorganisir 10 TP PKK Kabupaten/Kota hingga kecamatan berfokus dalam pengembangan desa dengan menggelar program PKK dengan intens guna memberikan mensejahterakan keluarga dan masyarakat sekitarnya. Tidak hanya itu, Dana Desa (DD) yang digelontorkan oleh

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) dapat digunakan setiap desa berkolaborasi dengan program PKK.

“Kutim sendiri mendapatkan DD sekitar Rp 350 Miliar hingga Rp 800 Miliar. Saya sarankan tidak berfokus pada pembangunan infrastruktur porsinya juga dibagi untuk kepentingan investasi keluarga dalam sektor kesehatan, pendidikan, peningkatan SDM, hingga lainnya. Hasilnya mencapai Capacity Building (proses meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan, serta sikap dan perilaku,” tutupnya. (hms13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here