Beranda Kutai Timur Pulung Sari Terbaik Se-Kabupaten – Wakili Kutim Ikuti Lomba Desa Tingkat Kaltim

Pulung Sari Terbaik Se-Kabupaten – Wakili Kutim Ikuti Lomba Desa Tingkat Kaltim

84 views
0

Suasana lomba presentasi evaluasi perkembangan desa beberapa waktu lalu atau Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kutim saat membuka lomba presentasi evaluasi perkembangan desa.(Foto: Ist)

SANGATTA – Desa Pulung Sari Kecamatan Rantau Pulung berhasil menjadi juara pada lomba Presentasi Evaluasi Perkembangan Desa yang dilaksanakan pada 12-13 Juni 2019. Pulung Sari meraih juara 1 dengan skor 1 68,31 mengalahkan 2 desa lainnya yakni Desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan di posisi ke dua dengan skor 68,13 dan Benua Ilir Kecamatan Sangkulirang diposisi ke tiga dengan skor 63,13.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kutim, Suwandi menjelasakan, penilaian lomba desa  tahun 2019, tim penilai melakukan penilaian langsung di lapangan terdiri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan TP.PKK Kutim.

“Juara lomba desa akan diberi penghargaan berupa Piagam dan uang Pembinaan dan program untuk memajukan desa. Selanjutnya kita akan kirim mewakili Kutim, mengikuti lomba desa Tingkat Provinsi,” terangnya.

Adapun beberapa indikator penilaian lomba yaitu terkait penyelenggaraan Pemerintahan Desa diantaranya penyelenggaraan musyawarah desa BPD, akuntabilitas pembinaan dan pengawasan, insiatif dan kreatifitas dalam pemberdayaan masyarakat. Kemudian dibidang kewilayahan diantaranya identitas/kondisi desa, inovasi, tanggap dan siaga bencana serta pengaturan investasi. Selanjutnya bidang kemasyarakatan, seperti partisipasi masyarakat lembaga masyarakat, PKK, keamanan dan ketertiban, serta pendidikan dan kesehatan.

“Diharapkan dengan adanya lomba  ini dapat meningkatkan pelayanan yang terbaik pada pemerintah desa didukung peningkatan kinerja aparatur pemerintah desa dengan kerja sama lembaga-lembaga dan masyarakat desa. Terciptanya kerja sama yang baik serta semangat gotong royong dan memberikan kesempatan kepada ide-ide baru (inovasi) kreatif  yang dapat berguna bagi peningkatan perekonomian masyarakat desa,” harap Suwandi. (hms10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here