Beranda Sosial & Kesehatan DPMD Kutim Beri Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM – Pengelola SPAMDES dan PAMSIMAS

DPMD Kutim Beri Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM – Pengelola SPAMDES dan PAMSIMAS

91 views
0

Asisten Pemerintahan dan Kesejateraan Rakyat (Pemkesra), H. Suko Buwono mengalungkan tanda peserta pada Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola SPAMDES dan PAMSIMAS, bertempat di Hotel Lumbu (Foto: IST)

SANGATTA – Penyediaan air bersih bagi masyarakat desa, menjadi salah satu program utama dalam kepemimpinan Bupati Kutai Timur, H Ismunandar. Tidak hanya penyediaan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kutim, komitmen Bupati dilingkup Pemkab juga diwujudkan melalui program Sistem Penyediaan Air Minum Pedesaan (SPAMDES) dan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Hal tersebut ditegaskan kembali oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejateraan Rakyat (Pemkesra), H. Suko Buwono saat mewakili Bupati membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola SPAMDES dan PAMSIMAS, Selasa (27/8) bertempat di Hotel Lumbu, Sangatta Utara.

“Bupati (Ismunandar) berkomitmen dalam penyediaan fasilitas air bersih untuk seluruh wilayah di Kutim. Tidak hanya melalui PDAM, penyediaan air bersih juga melalui SPAMDES dan PAMSIMAS. Tidak ingin hanya sekedar membangun, Pemkab Kutim ingin SPAMDES dan PAMSIMAS dikelola secara benar, profesional dan jangka panjang. Sehingga sangat perlu pelatihan SDM bagi pengelola SPAMDES dan SPAMSIMAS ini dilaksanakan”, ujar Suko singkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutim, Suwandi mengatakan ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia. Terlebih ada sejumlah desa di Kutim yang hingga saat ini belum bisa terjangkau layanan air bersih dari PDAM Kutim.

 “Pemkab Kutim hadir melalui program SPAMDES yang didukung Pemerintah Pusat melalui program SPAMSIMAS, yang merupakan kebutuhan mendesak, khususnya air bersih bagi masyarakat Kutim di pedesaan”, ujarnya.

Terkait pendanaan, Suwandi didampingi Kabid SDA Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Pembangunan Kawasan Pedesaan Jarnoko menyebut, jika pembangunan SPAMDES murni dialokasikan melalui APBD Kutim. Sedangkan untuk pembagunan PAMSIMAS, merupakan program dari pusat. Program PAMSIMAS ini bakal terus berkelanjutan, dengan catatan didukung pendanaan sebesar 20 persen dari kucuran Dana Desa (DD).

“Melalui pelatihan ini, kami berharap aparat desa dan pemerhati air bersih disetiap desa benar-benar bisa mengambil ilmu dari narasumber yang didatangkan dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta. Sebab selama ini memang menjadi tenaga pendamping Pemkab Kutim dalam pembangunan dan pengembangan SPAMDES dan PAMSIMAS. Tidak ketinggalan, pihak PDAM Kutim juga hadir sebagai narasumber”, pungkas Suwandi.

Pelatihan tersebut diikuti 60 peserta yang berasal dari 30 Desa di Kutim. Kegiaan ini dilaksanakan selama 3 hari ke depan, hingga Jumat nanti. (hms15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here