Beranda Celebrity News Peserta Peransaka Antusias Belajar Teknik Fotografi dan Video – Tambah Skill di...

Peserta Peransaka Antusias Belajar Teknik Fotografi dan Video – Tambah Skill di Luar Pramuka

179 views
0

BERBAGI ILMU: Pemateri fotgrafi dasar Irfan Nur menjawab pertanyaan peserta Peransaka dalam workshop fotografi. (Foto: Wahyu Humas)

SANGATTA – Menjawab tantangan di dunia millennial ini bidang seni Fotografi maupun Videografi kini menjadi tren teknologi terkini yang tidak terpisahkan dalam kehidupan modern. Seorang pramuka penegak dan pandega yang menjadi anggota Satuan Karya (Saka) dituntut memiliki skill (kemampuan) mengoperasikan kamera dalam mengabadikan momen tidak bergerak dalam foto maupun kejadian bergerak di video film. Panitia dari Perkemahan Antar Satuan Karya (Peransaka) Gerakan Pramuka Kaltim pun menggandeng dua narasumber berkompeten dibidangnya yaitu fotografer sekaligus jurnalis lokal Irfan Nur dan videografer Alland Ramadhan di Lapangan Folder Ilham Maulana, Kamis (19/9/2019).

Menurut Ketua Panitia Langgeng Sefti Cahyo mengatakan workshop yang berlangsung selama dua jam ini dapat memberikan pengalaman sekaligus praktik berfaedah bagaimana para peserta bisa belajar langsung keterampilan foto maupun video.

“Hasilnya para peserta Peransaka punya kelebihan dalam bidang seni. Jadi tidak hanya monoton khusus kepramukaan, saka, bhayangkara, maupun dirgantara saja. Nah, hasilnya ada ilmu-ilmu baru yang bisa diaplikasikan di kegiatan sehari-hari,” tegas Sekretaris Dewan Kerja Daerah (DKD) Gerakan Pramuka Kaltim itu.

Langgeng menambahkan dalam fotografi juga mengajarkan gambar jurnalistik yang bercerita pasti akan digunakan dalam pembuatan buletin pramuka. Selanjutnya jika membuat konten video dapat menguasai teknik-teknik dasar videografi, komposisi  dan teknik pengambilan gambar video, sehingga betul-betul mampu menghasilkan karya video bernilai cita rasa tinggi.

“Mereka bisa mengembangkan bakat menjadi fotografer, bagaimana membidik momen yang tepat menghasilkan foto berkualitas.  Begitu pun videografer. Akar dari video dari foto. Jika seseorang sudah mahir dalam foto, otomatis sudah bisa berkreasi dalam video,” tambahnya.

Pemateri Irfan Nur memaparkan beberapa materi tentang teknik dasar pengambilan gambar dalam suatu kejadian. Peserta diajak berlatih mengambil gambar dari sudut pandang yang tepat sehingga kegiatan yang di abadikan terlihat jelas. Pada kesempatan tersebut tampak seluruh peserta antusias baik peserta yang bertugas mempraktikan contoh kegiatan di area perkemahan yaitu pelatihan pemadaman api. Walaupun panas menyengat dibawah terik matahari tidak mematahkan semangat peserta.

“Kita langsung belajar praktik. Perhatikan komposisi, tampilkan ekspresi orang yang tengah menyemprot api. Atur rumus segitiga fotografi yaitu Iso, Kecepatan, dan Diafragma. Selanjutnya fokuskan ke momen,” kata Irfan.

Ditambahkan pria yang sehari-hari beraktivitas di Humas Pemberitaan dan Pelayanan Informasi Publik (PIP) Setkab Kutim itu berharap setelah mengikuti workshop ini peserta Peransaka diharapkan mampu ”memotret” potensi-potensi yang dimiliki individu mau dikembangkan ke genre fotografi (cabang foto) seperti street, human interest, essay, sport, event, budaya, Travel, dan pariwisata.

“Saya harap teman-teman Pramuka bisa mengembangkan minat dan kesukaan dalam foto. Tidak ada unsur paksaan, tinggal bagaimana menekuni cabang foto yang diinginkan dan ditekuni. Intinya banyak berlatih,” paparnya.

Workshop ini berlangsung santai tetapi tetap fokus, peserta diajak berkomunikasi dua arah dan diberi kesempatan untuk melontarkan beberapa pertanyaan sehingga antara pemateri dan peserta dapat saling sharing dan bertukar pikiran maupun pengalaman. Pada sesi akhir pelatihan pemateri juga mengajarkan cara untuk mengedit foto di aplikasi photoshop.(hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here