Beranda Kutai Timur PRKE Resmi Ditutup – Bupati : Tiap Tahun Terjadi Peningkatan

PRKE Resmi Ditutup – Bupati : Tiap Tahun Terjadi Peningkatan

97 views
0

Bupati Kutim H Ismunandar saat meninjau stand Kecamatan sebelum penutup PRKE tahun 2019 di Graha Expo Sangatta (Foto: Wak Hedir Humas)

SANGATTA – Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) tahun 2019 dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-20 Kutim usai sudah. PRKE yang telah digelar sejak 8 Oktober 2019 ini, resmi ditutup oleh Bupati Kutai Timur H Ismunandar, didampingi Wakil Bupati Kutim H Kasmidi Bulang dan Sekretaris Kabupaten H Irawansyah, di indoor Graha Expo Sangatta, Sabtu (12/10/2019) jam 16.00 wita.

Sebelum menutup PRKE 2019, orang nomor satu di Pemkab Kutim yang mengenakan baju adat Kutai ini, terlebih dahulu meninjau stan serta mencicipi produk – produk unggulan per Kecamatan.  Turut hadir dalam penutupan ini, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), para pejabat esselon, para Kepala OPD dan para Camat.

“Mudah-mudahan apa yang sudah kita laksanakan pada kegiatan ini  banyak manfaatnya. Atas nama Pemkab Kutim mengucapkan terima kasih, atas partisipasi semua pihak yang telah menyelanggarakan kegiatan ini dengan sangat baik,” ucap Ismunandar.

Menurut Ismunandar, perkembangan pembanguan setiap tahun di Kabupaten Kutim dapat dilihat melalui PRKE ini. Terbukti, jika dilihat dari keikutsertaannya, semua Kecamatan turut menjadi peserta, termasuk Kecamatan – Kecamatan terjauh, seperti Sandaran, Karangan dan Busang.

“Hari ini, kita menunjukkan bahwa dari tahun ke tahun banyak peningkatannya. Baik produk – produk unggulan yang dipamerkan maupun lainnya. Hal tersebut, tentunya didukung dengan kegiatan atau program bursa inovasi yang telah dilaksanakan di desa – desa. Terima kasih kepada Camat – Camat, yang senantiasa memberikan dorongan dan dukungan kepada desa – desa dan masyarakatnya,” tutur Ismu.

Disamping itu, hampir semua Kecamatan mendapatkan dukungan dari stakeholder. Ismu dalam kesempatan ini, tidak lupa mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan stakeholder yang telah bersinergi dengan Pemerintah dalam mendukung pmbangunan di Kutim.

Lebih jauh Ismu mengatakan, pembangunan di Kutim tidak hanya bisa dilihat dari pembangunan fisik saja.  Seperti pembangunan gedung – gedung besar. Sebab, dirinya dan Kasmidi Bulang, berfokus pada pembangunan pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat, yakni, air bersih dan listrik.

“Kita buka kran air bersih dirumah, sudah merupakan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung. Sebab, jika kita melihat kebelakang, di Sangatta masih banyak mobil – mobil tandon yang menjual air, yang melintasi jalan karena masalah air bersih. Sekarang sudah tidak seperti dulu banyaknya. Listrik pun sudah tidak sering – sering byar pet. Ini menandahkan pembangunan di Kutim terjadi peningkatan,” jalas Ismu.

Untuk diketahui, PRKE yang diselenggarakan Pemkab Kutim melalui kerjasama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kutim, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutim dan pihak terakit yang dilaksanakan selama lima hari ini terjadi transaksi sebesar Rp 100 juta permalam dan diperkirakan terjadi transaksi selama expo Rp 500 juta. (hms15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here