Beranda Pemerintahan Satpol PP Kutim Butuh 81 Anggota Baru – TK2D Lintas OPD Akan...

Satpol PP Kutim Butuh 81 Anggota Baru – TK2D Lintas OPD Akan Diberdayakan

70 views
0

Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Timur (Kutim) Didi Herdiansyah saat memeberikan laporan di rapat coffe morning. (Foto: Wak Hedir)

SANGATTA – Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Timur (Kutim) Didi Herdiansyah melaporkan jajaran kesatuan yang ia pimpin kini membutuhkan 81 anggota dan 4 orang PNS baru, pasalnya jumlah anggota yang ada sebanyak 147 personel sedangkan di lapangan 128 personel dinilai masih kurang untuk melakukan kinerja tupoksi dan tanggung jawab. Hal itu diungkapkan saat kegiatan rapat coffe morning di ruang meranti, Kantor Bupati Kutim, Senin (14/10/2019), disaksikan Wabup Kasmidi Bulang, Plt Asisten Ekobang Paulina dan seluruh kepala OPD serta perwakilannya yang hadir.

“Kekurangan dengan jumlah 81 personel ini, kami berharap ada dropping dari OPD yang lain,” pinta Didi.

Didi menambahkan personel yang diajukan nanti bakal diseleksi oleh Satpol PP berkerja sama dengan Kodim atau Polres Kutim. Dirinya akui tidak mudah menjadi personel Satpol PP, salah satu syaratnya menjadi figur satpol PP adalah ukuran tinggi badan harus 156 cm untuk wanita dan 168 cm laki-laki.

“Kami berharap untuk mengurangi beban Satpol PP, OPD yang overload TK2D bisa dimutasi,” ujar Didi.

Senada, Wabup Kasmidi Bulang secara tegas mengindahkan laporan Kasatpol PP Didi Herdiansyah terkait kekurangan jumlah personel.

“Kita akan surati setiap OPD untuk mengutus 1 atau 2 orang bahkan banyak silahkan saja, tergantung jumlah TK2D OPD itu,” kata Kasmidi saat diwawancara usai kegiatan itu.

Ia mengatakan tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan Satpol PP di semua OPD. Menurutnya, disetiap kantor harus ada Satpol PP yang bertugas, guna mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Yang ditaruh di Satpol PP itu bukan buangan dan bukan yang malas, jadi sesorang yang mempunyai dedikasi untuk menjaga kantornya,” tutur Kasmidi.

Kasmidi menerangkan semua TK2D yang dilibatkan ke Satpol PP itu bakal dikembalikan ke kantor masing- masing, tidak sepenuhnya berkantor di Satpol PP. Usai dilatih TK2D tersebut ditugaskan kembali kekantornya.

“Dari pada kita (Pemkab Kutim) membuka lowongan baru sementara bisa (TK2D yang ada) diberdayakan,”pungkas Kasmidi. (hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here