Beranda Pemerintahan Bappeda Launching Smart SPJ – Permudah Kinerja Pelaporan Keuangan 

Bappeda Launching Smart SPJ – Permudah Kinerja Pelaporan Keuangan 

80 views
0

Program Smart SPJ dilaunching, di Ruang Tempudau, Sekretariat Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kamis (14/11/2019). (Foto: Jani Humas)

SANGATTA– Setelah sukses melaksanakan sosialisasi sekaligus pelatihan Proyek Perubahan (Proper) Program Smart SPJ (Surat Pertanggung Jawab) berbasis Website dan Android beberapa waktu lalu, akhirnya Smart SPJ resmi diluncurkan, Kamis (14/11/2019), di Ruang Tempudau, Sekretariat Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Aplikasi yang bertujuan mempermudah kinerja keuangan yang meliputi SPJ, verifikasi, evaluasi, pelaporan, pengawasan keuangan dan penyimpangan dokumen secara elektronik ini diluncurkan Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim Paulina mewakili Bupati. Disaksikan anggota DPRD Kutim Faizal Rachman, para kepala OPD, sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Kutim, Perwakilan manajemen Bank Kaltimtara Cabang Sangatta, manajemen PT KPC serta undangan lainnya yang hadir saat itu. Kegiatan yang dirangkai dengan seminar motivasi tentang Strategi Daerah Dalam Menghadapi Kemajuan Teknologi Era Digitalisasi 4.0 juga dihadiri langsung Kepala Puslatbang Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah (KDOD) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda, Dr Mariman Darto sebagai pemateri.

Program yang menjadi terobosan terbaru dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melalui  Proyek perubahan yang dicetuskan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Keuangan Jainuddin ini, tentu sangat diapresiasi. Apalagi program tersebut dinilai sangat mempermudah kinerja pelaporan keuangan yang lebih efektif, efisien, akuntabel, transparan dan mobile.

Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim Paulina, mengatakan, dengan kemajuan era teknologi yang semakin berkembang, program Smart SPJ dapat mempermudah kinerja suatu instansi pemerintah dalam  aspek administrasi dan pelayanan. Untuk mewujudkan menajemen pemerintah yang baik khususnya dalam pengelolaan keuangan. Menurutnya aplikasi tersebut dapat digunakan pada OPD, perangkat desa, sekolah-sekolah serta Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami berharap dengan adanya implementasi Smart SPJ, Bappeda sebagai pilot project (percontohan). Diharapkan kedepan dapat diimplementasikan pada OPD maupun stakeholder lainnya. Sehingga dapat memberikan warna baru dalam pemutakhiran dan peningkatan kualitas manajeman administrasi pengelolaan keuangan dilingkup Pemkab Kutim,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Keuangan Bappeda Kutim Jainuddin memaparkan, Smart SPJ dapat memudahkan pengelolaan keuangan yang masih menggunakan sistem manual. Terutama bermanfaat untuk memudahkan SPJ dalam meminimalisir kesalahan dan waktu yang banyak terbuang. Sehingga proses lebih efektif dan efisien.

“Ada 6 fasilitas yang kami tawarkan didalam smart SPJ ini. Yakni pembuatan SPJ melalui aplikasi secara offline dan online website (E-SPJ), kemudian E-Verification dalam verifikasi yang sangat lambat rentan terjadi kesalahan, maka dengan aplikasi ini proses dapat menjadi lebih cepat. Ketiga, E-Report atau pelaporan yang bisa diakses langsung oleh pimpinan. Ke empat E-Signature, walaupun pimpinan sedang berada diluar kota dapat melakukan penandatangan dokumen secara mobile melalui smartphone,” jelas Jainuddin.

Selanjutnya E-Document, selama ini dokumen masih belum tersimpan secara eletronik atau masih secara manual, sehingga dokumen banyak memakan tempat. Dengan adanya aplikasi ini memudahkan dalam penyimpanan data hingga 2.000 dokumen hanya menggunakan satu server saja. 

“Terakhir E Surveillance pengawasan dan pembinaan langsung secara elektronik. Yaitu pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat kabupaten. Nanti kita akan berikan pin, jadi pihak inspektorat dapat mengawasi setiap saat dan mengakses langsung keperluan maupun proses keuangan,” jelas Jainuddin. (hms10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here