Beranda Nasional Ismunandar Terima Anugerah Kihajar – Hasil Literasi Digital Pendidikan di Kutim

Ismunandar Terima Anugerah Kihajar – Hasil Literasi Digital Pendidikan di Kutim

67 views
0

PRESTASI: Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi menyerahkan Piala Anugerah Kihajar ke Bupati Kutim Ismunandar dalam Malam Puncak gelaran Pustekkom. (Foto: Irfan Humas)

JAKARTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar menerima langsung Anugerah Kihajar 2019 yang secara simbolis diserahkan oleh Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi dalam Malam Puncak Anugerah Kihajar gawean Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom). Acara yang mengusung tema “Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter di Era Digital” ini dihelat di Rafflesia Ballroom, Lantai Dasar Balai Kartini Exhibition dan Convention Center Jalan Gatot Subroto Kav.37 Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2019) malam.

Ditemui selepas acara, Ismunandar didampingi istri yang juga Ketua DPRD Kutim Encek UR Firgasih dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim Roma Malau mengatakan sangat bersyukur untuk pertama kalinya terpilih menjadi satu-satunya daerah Kabupaten di Kaltim yang membawa pulang Piala Anugerah Kihajar – Kepala Daerah Tingkat Kabupaten.

“Dunia pendidikan di Kutim memang sudah dimulai dengan menggerakkan literasi digital. Ini menjadi penilaian cukup besar yang membuat Kutim bisa meraih penghargaan,” tegasnya.

Dirinya berjanji dalam waktu dekat akan menyelesaikan persoalan blank spot di daerah dua kecamatan di Kutim. Demi mendukung konektivitas jaringan agar program TIK semakin berkembang.

“Hal ini tentunya komitmen saya sebagai kepala daerah mewujudkan pemerataaan dunia pendidikan di Kutim. TIK dapat dirasakan seluruh kecamatan, apalagi ketika Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), tentunya memerlukan infrastruktur jaringan internet yang memadai,” tandasnya.

Untuk menunjang itu semua, Ismu juga akan mengerahkan program CSR dari perusahaan yang berada di Kutim agar semakin peduli terhadap dunia pendidikan.

“Kita tidak akan menggunakan dana APBD, namun juga mengunakan dana CSR dalam meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan. Saya sudah arahkan Disdik Kutim terus bekerja sama dengan perusahaan untuk menggenjot dunia pendidikan Kutim sehingga bisa terus berinovasi,” paparnya

Untuk diketahui, kepala daerah yang mendapat penghargaan Anugerah Kihajar tahun 2019 selain Kutim yaitu dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Provinsi Jawa Timur (Jatim), Kota Bandung, Kota Semarang, Kabupaten Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Banda Aceh. Kabupaten Deli Serdang, Kota Banjarbaru, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Badung, dan Kota Jayapura. Untuk diketahui 16 kepala daerah menjadi yang terbaik setelah menyisihkan 155 peserta kepala daerah yang lain. (hms13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here