Beranda Pariwisata Teluk Prancis Berpotensi Tingkatkan PAD – Dikunjungi Bupati, Bakti Sosial Bersama Lanal...

Teluk Prancis Berpotensi Tingkatkan PAD – Dikunjungi Bupati, Bakti Sosial Bersama Lanal Sangatta

321 views
0

Bupati bersama rombongan menyambangi kawasan wisata baru Teluk Prancis.(foto: Wahyu Humas)

SANGATTA – Objek wisata Pantai Teluk Prancis yang berada di Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan mempunyai pasir putih dan perairan yang biru. Terlihat asri dan menyuguhkan panorama indah. Keindahan pantai yang bersebelahan dengan Pantai Teluk Lombok inipun, Minggu (1/12/2019) kemarin dikunjungi Bupati Kutim H Ismunandar dan personel Lanal Sangatta. Seluruh kalangan yang hadir melakukan bakti sosial memperingati hari Armada ke 74.

Bupati Kutim Ismunandar mengatakan tempat wisata ini memang belum banyak terekspos oleh para wisatawan. Jika dikelola dengan baik, maka bukan tidak mungkin Pantai Teluk Perancis bakal menjadi sumber PAD bagi Pemkab Kutim. Tentunya hal ini akan menjadi pekerjaan OPD terkait guna meningkatkan nilai jualnya.

“Alhamdulillah bertambah lagi tempat wisata kita sekarang. Apalagi destinasi wisata ini dekat dari kota. Paling (lama) satu jam sampai kalau dari kota (Sangatta),” ujarnya saat diwawancara.

Menurut Ismu, Pantai Teluk Perancis dapat dikembangkan menjadi potensi wisata bahari yang luas. Karena memiliki spot memancing, kearah lautnya bisa untuk snorkeling atau bisa juga dimanfaatkan berkemah. Hanya saja akses jalan yang masih belum representative menjadi satu kendala tersendiri untuk bisa sampai ke lokasi.

“Potensinya besar sekali, saya sudah lihat sendiri. Meski kondisi jalannya masih begitu, ke depan akan lebih diperbaiki dengan melibatkan stakeholder,” ungkap Ismu.

Ismu menyebut, untuk menata kawasan ini dibutuhkan sedikit sentuhan. Karena kondisinya masih sangat asri dan belum terlalu banyak tersentuh warga. Upaya penataan tahap awal menurut Ismu bisa dengan pembangunan sumur dalam, bangunan penunjang yang tertata. Sehingga tidak sampai kumuh seperti objek wisata yang tak terurus.

“Kalau promosi ke luar nanti saja, jika memang sudah memadai,” ujar Ismu yang menggunakan kaos loreng dari Lemhanas.

Di tempat yang sama, pengelola Teluk Prancis, Herlang menjelaskan lahan seluas 75 hektare ini belum terjamah sama sekali. Sehingga ia berinisiatif untuk mengelola dan memperbaiki fasilitas penyedia.

“Disini potensi wisata memang besar. Hewan laut segar bisa mudah didapat, pasirnya juga putih, kalau masyarakat tahu pasti senang,” terangnya.

Saat diwawancarai, salah satu masyarakat Sangatta Utara Wahyu mengaku senang bisa mendatangi lokasi ini. Namun dengan melewati akses darat, mobil yang digunakannya sempat amblas selama dua jam lamanya, sehingga harus mendapat bantuan.

“Tempatnya bagus, hanya sayang aksesnya jelek, tidak ada kamar mandi juga disana. Semoga pemerintah berkerja sama dengan stakeholder lainnya bisa lebih memprioritaskan,” tuturnya.

Acara itu melibatkan Anggota DPRD Kaltim Ismail, anggota Banser, tokoh masyarakat Herlang, Danlanal Letkol Laut (p) Osben Alibos Naibaho dan jajarannya, serta anak-anak komunitas dan kepramukaan.

Sekedar diketahui, untuk mengunjungi pantai tersebut ada dua pilihan jalur yang dapat ditempuh, jika melalui akses darat dapat menghabiskan waktu sekira satu jam. Dengan kondisi jalanan tanah gembur. Selain itu dapat pula ditempuh menggunakan speed boat dengan jarak tempuh kurang lebih sama. (hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here