Beranda Entertainment Tingkatkan Peran Ibu – Rarusan Isteri ASN Ikuti Seminar Ketahanan Keluarga

Tingkatkan Peran Ibu – Rarusan Isteri ASN Ikuti Seminar Ketahanan Keluarga

94 views
0

Ratusan isteri PNS dilingkungan Pemkab Kutim ikuti seminar ketahanan pangan (Foto: Wak Hedir Humas)

SANGATTA – Untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan dan membina ketahanan keluarga, ratusan isteri Aparatur Sipil Negeri (ASN) dilingkungan Pemkab Kutim mengikuti seminar Ketahanan Keluarga yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) kerjasama dengan Dharma Persatuan (DWP), Rabu (11/12/2019) diruang Akasia GSG, Pusat Perkantoran Pemkab Kutim.
Kepala Dinas DPPPA Kutim melalui Sekretaris DPPPA Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan kegiatan tersebut, bersamaan dengan HUR DWP, serta rangkaian dari peringatan hari ibu (PHI). Di Indonesia PHI ke 91 ditingkat nasional sesuai dengan arahan menteri DPPPA no 196 tahun 2019, dimana dilaksanakan kegiatan adalah jalan santai sehat berkeluarga, dan seminar hari ini, puncak peringatan pada tangga 22 Desember nanti.

Dia menambahkan, program ketahanan pangan merupakan upaya untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan dan membina ketahanan keluarga. Implementasi dari program ketahanan keluarga akan menjadikan penduduk sebagai sumber daya manusia yang tangguh. Seminar ketahanan keluarga merupakan sebagai kekuatan dalam mewujudkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.

“Terutama para orang tua, untuk memperhatikan pendidikan anaknya. Tugas kita semua, apapun pekerjaan kita, mendidik anak adalah tugas nomor satu. Anak adalah generasi penerus bangsa yang akan menggantikan kita dimasa mendatang untuk membangun Kutim bahkan bangsa Indonesia. Marilah kita bersama-sama membangun keluarga Indonesia agar lebih kuat, lebih berkualitas. Upaya ini bukan tanggung jawab satu pihak saja namun tanggung jawab kita semua. Semua orang mempunyai kemmapuan untuk itu, maka marilah kita gabungkan kekuatan kita,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kutim Hj Sri Andayani Irawansyah, mengatakan, sebagai unit sosial terkecil, keluarga memiliki peran yang amat penting, sebagai sumber ketahanan sosial dalam masyarakat. Ketahanan keluarga tidak terlepas dari sistem nilai yang ada, dalam masyarakat, yaitu, agama, adat istiadat, nilai-nilai sosial dan nilai-nilai kesakralan keluarga.

“Pengaruh nilai-nilai positif dan negative serta nilai baru lama akan terus berkembang dalam kehidupan sosial kemasyarakatan seiring perkembangan zaman. Posisi keluarga tentulah menjadi strategi dalam kerangka menyaring nilai-nilai tersebut,” jelasnya.

Perempuan sebagai seorang istri, sambungnya, mempunyai peran yang sangat penting, istri harus mengayakan diri lewat ilmu pengatahuan dan memengang teguh pedoman sebagai pijkan untuk dapat mengaktuliasasikan diri tanpa kehilanngan kodrat, sebagai mahluk yang penuh dengan kelembutan.

“Salah satunya bagaimana caranya agar suami kita merasa damai dan nyaman, baik dengan perbuatan mapun tutur kata kita,” ujarnya. (hms15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here