Beranda Pendidikan Soal Pendidikan Anak, Jadi Peran Semua Pihak

Soal Pendidikan Anak, Jadi Peran Semua Pihak

121 views
0

Saat Bupati meninjau gedung yang baru diresmikan di SDN 001 Sangatta Utara. (Wahyu Pro Kutim)

SANGATTA – Untuk pendidikan anak merupakan peran semua pihak. Tidak hanya guru di sekolah tetapi juga komite sekolah, masyarakat serta yang tak kalah penting adalah orang tua murid. Hal itu, disampaikan Bupati H Ismunandar dalam peresmian gedung baru SDN 001 Sangatta Utara diantaranya ruang belajar, ruang perpustakaan dan launching Gerakan Literasi Sekolah, yang dinamai perpustakaan taman pintar, Kamis (30/1/2020) pagi.

“Ada hal-hal yang kurang mendidik saat ini. Orangtua suka bela anak. Baru kena sentil sedikit, sudah lapor. Kalau dulu kita, tidak bisa membaca, dipukul guru, tidak berani mengadu di rumah. Tidak ada orang tua yang marah-marah di sekolah. Sekalinya mengadu, malah dapat bonus,” kata Ismunandar.

Mantan Seskab Kutim berpesan kepada orangtua jika mengunakan medsos harus ditelaah, diresapi dan dibaca benar-benar dulu, baru berkomentar. Karena informasi yang beredar di medsos, belum tentu benar. Bisa jadi informasi lama, tapi baru diposting.

“Semua itu perlu kerjasama, tanggung jawab pendidikan adalah peran semua pihak,” tegas pria kelahiran Samarinda, 07 Agustus 1960 ini.

Peresmian gedung baru senilai Rp 642 juta SDN 001 Sangatta Utara, yang berasal dari (Dana Alokasi Khusus) DAK itu diawali kedatangan Bupati dengan meninjau ruang beljar yang telah direnovasi dan perpustakaan di area yang sama. Kemudian ditandai dengan pemotongan pita oleh  Ismunandar dan pemotongan tumpeng yang potongan pertama diberikan pada Kepala Sekolah Jamaluddin.

Sebelumnya, Kepala Disdik Kutim Roma Malau menyampaikan beberapa isu yang beredar tentang permasalah murid, telah diselesaikannya. Ia pun bersama jajarannya turun langsung dalam melakukan penanganan masalah-masalah itu. Dia meminta kepada komite sekolah dan orang tua murid bisa bekerja sama dengan sekolah.

“Pendidikan bisa maju, perubahan pasti ada akibatnya. Tetapi tanpa ada perubahaan kita tak akan maju dan tetap ada ditempat,” jelas Roma.   

Acara itu dihadiri, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kutim Suriansyah, perwakilan Kapolres, Kepala UPT pendidikan, wali murid, dan seluruh staf guru SDN 001 Sangatta Utara.

Sementara itu, Kepala SDN 001 Sangatta Utara¸ Jamaluddin mengatakan  peresmian gedung renovasi kelas, perpustakaan sekaligus launching Gerakan Literasi Sekolah, yang dinamai perpustakaan taman pintar sebagai bentuk harapan memaksimalkannya  gerakan minat baca pada anak murid.

“Sumber dana berasal dari bantuan dana DAK salah satunya bantuan Buku sebanyak 180 judul. Kemudian ada bantuan dari Dinas Pendidikan Kutai Timur  65 set meja kursi siswa,” paparnya.

Ia menambahkan dana pembangunan 3 ruang kelas itu sendiri juga berasal dari dana DAK. Usai diresmikan tiga kelas oleh bupati, seluruh pelajar SDN 001 Sangatta Utara, bisa masuk pagi. Tidak lagi ada kelas pagi dan kelas siang.

“Semoga sekolah ini selalu mendapat perhatian dari bapak bupati dan pihak lainnya, agar apa yang selalu dibutuhkan sekolah ini dapat terealisasi,” pungkasnya.(hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here