Beranda Pariwisata Danau Sapan Indah, Pesona Baru Wisata Sandaran

Danau Sapan Indah, Pesona Baru Wisata Sandaran

146 views
0

Bupati Ismunandar meninjau Danau Sapan Indah bersama ketua adat sekitar. (Wahyu Pro Kutim)

SANDARAN – Danau Sapan Indah diharapakan menjadi objek wisata baru, yang menjadi daya tarik wisatawan. Hal itu disampaikan Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ismunandar usai meninjau danau wisata alam “Danau Sapan Indah” yang berlokasi di Desa Tado’an, Kecamatan Sandaran, Senin (10/2/2020) sore.

“Danau sapan indah ini merupakan salah satu destinasi wisata di kecamatan Sandaran. Kita harapkan juga jadi destinasi wisata Kalimantan Timur maupun regional dan Indonesia,” ungkap Ismu sapaan akrab Bupati Kutim.

Ismu menjelaskan danau yang sangat menarik ini berada diatas pegunungan dan airnya bening. Indah juga tempatnya, sangat-sangat menarik di kelilingi oleh hutan-hutan perawan bumi Kalimantan.

“Jangan lupa kalau ke kecamatan Sandaran datanglah ke Desa Tado’an untuk melihat pemandangan destinasi baru,” kata Ismu.

Sebelumnya Camat Sandaran, Taher Penkang menyampaikan asal usul namanya berasal dari banyaknya ikan sapan yang hidup di danau tersebut. Tapi ia berharap nantinya bupati memberikan nama yang sebenarnya. Karena Danau ini bakal menjadi ikon Desa Tado’an, Sandaran dan juga Kutim.

“Ini salah satu (Danau Sapan Indah) inovasi desa yang selama ini telah lama terpendam. Dan secara bersama-sama kami genjot hingga dapat dinikmati seluruh masyarakat,” jelas Camat Sandaran.

Senada, Kades Tado’an Samuel Boven mengatakan apresiasinya atas peninjauan bupati dan jajarannya. Ia pun menyampaikan kedepan danau tersebut menjadi tempat wisata yang dan asri. Bakalan ada kolam ikan dan tempat pemandian.

“Pastinya rencana ada tanaman dan tumbuhan langka (bahari) sebagai edukasi dan penelitian, contohnya Kerantungan,”ucapnya.

Kegiatan itu dirangkai dengan penyerahan mobil ambulance yang dibeli menggunakan dana desa. Peninjauan itu juga diikuti jajaran ASN esselon 2,3 dan 4 , anggota DPRD Apansyah, Faisal, M Ali, Kepala Bappeda Edward Azran, Ketua Koni Kutim Heriansyah Masdar, Unsur Muspika, tokoh agama dan masyarakat serta warga sekitar.(hms7/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here