Beranda Pemerintahan Tingkatkan Iklim Investasi di Kutim – Bupati Mudahkan Alur Perizinan

Tingkatkan Iklim Investasi di Kutim – Bupati Mudahkan Alur Perizinan

151 views
0

Bupati Kutim H Ismunandar didampingi Seskab Irawansyah bersama Plt Dinas PMD PTSP Kutim Saiful Ahmad menghadiri Rakornas Investasi 2020 di Jakarta. (Fuji Pro Kutim)

JAKARTA- Bupati Kutim H Ismunandar menyimpulkan bahwa arahan Presiden RI Joko Widodo dalam Rakornas Investasi 2020 di Jakarta, Kamis (20/2/2020), sangat penting untuk menggairahkan iklim investasi di daerah. Hal itu disampaikan Ismu, sapaan Ismunandar sesaat setelah rampung mengikuti seluruh rangkaian Rakornas garapan Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPM),The Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta.

Guna meningkatkan iklim investasi, menurut Ismu, Pemkab Kutim telah mendesain alur perizinan semakin mudah. Yakni tak lagi harus menunggu izin Bupati, tapi cukup diselesaikan di Dinas Penanaman Modal Daerah Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMD PTSP).

“Kita (Pemkab Kutim) sudah lalukan. Yaitu memudahkan aturan dan peizinan. Bupati tak lagi tandatangan (perizinan), semua sudah saya serahkan ke PMD PTSP,” kata Ismu diwawancara beberapa wartawan.

Semua kemudahan tersebut adalah merupakan upaya Pemkab Kutim dalam memangkas jalur birokrasi. Sehingga memudahkan investor datang ke daerah dan pada akhirnya menggairahkan investasi di kabupaten. Bahkan Ismu mengaku sangat terbuka memberikan informasi yang jelas terkait potensi investasi di Kutim kepada siapa saya investor yang hendak menanamkan modalnya.

“Hape (telpon genggam) saya online (daring), untuk memberikan kemudahan. Siap memberikan informasi (investasi),” katanya.

Untuk sesuatu yang sifatnya normatif, seperti pemberdayaan tenaga kerja lokal, tanggung jawab perusahaan melalui corporate social responsibility (CSR), Ismu memgingatkan agar selalu diutamakan selama investasi dilaksanakan. Sehingga masyarakat menerima dampak positif berupa kesejahteraan. Soal investasi apa yang menjadi prioritas Pemkab untuk ditawarkan, menurutnya masih seputar industri hilir, agribisnis serta agroindustri. 

Seskab Kutim H Irawansyah menambahkan, semua kemudahan perizinan di Kutim sudah banyak yang dilalukan. Lebih awal dilaksanakan daripada ekspektasi Presiden RI. Selain itu, Kutim juga “sexy” terkait investasi. Khususnya indutri pengolahan dan jasa. Apalagi Kutim terus berkembang dan bakal didukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK).

“Jadi investor nanti tak lagi menjual bahan mentah, tapi barang jadi atau setengah jadi dari industri pengolahan,” jelas Irawan.

Dengan semakin banyaknya investasi, tentunya bakal makin membuka lapangan kerja. Kedepan bukan mendatangkan keuntungan bagi daerah saja, tetapi juga nasional.

Plt Dinas PMD PTSP Kutim Saiful Ahmad mengaku sebagai ujung tombak perizinan terkait investasi daerah terus melakukan upaya peningkatan kinerja. Melalui reformasi birokrasi, mempermudah jalur pelayanan menjadi semakin ringkas dan menjamin kepastian hukum.

“Kewenangan perizinan sudah diserahkan kepada (PMD) PTSP. Maka dari itu kita akan terus meningkatkan pelayanan di Gerai Pelayanan Perizinan,” kata Saiful.

Dengan semakin mudahnya pelayanan, ia menarget ada peningkatan investasi. Khususnya pengolahan industri hilir dan jasa di Kutim. (hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here