Beranda Keagamaan Ismu Buka PESPARANI Katolik – Umat Diajak Jaga Kerukunan dan Kedamaian

Ismu Buka PESPARANI Katolik – Umat Diajak Jaga Kerukunan dan Kedamaian

177 views
0

Bupati Ismunandar didampingi Pastor Fabianus Teddy bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta Ketua FKUB,Abd. Hafied Yusuf membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I Katolik. (Foto Alvina Pro Kutim)

SANGATTA- Bupati Kutim H Ismunandar mengajak seluruh umat Katolik yang ada di kabupaten ini bersinergi dengan seluruh umat beragama lainnya. Menjaga, keharmonisan, kerukunan, kedamaian serta menjunjung toleransi, sehingga susana kondusif di Kutim terus terjaga.

“Saya mengajak seluruh umat Katolik untuk terus bersinergi, bahu membahu dengan umat lainnya menjaga kedamaian sehingga suasana kondusif di Kutim tetap terjaga, tanpa melihat latar belakang suku, budaya dan agama,” ajak Ismunandar saat membuka kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I untuk tingkat Kutim di Gedung Katolik Center, Sangatta, Jumat (28/2/2020) malam.

Dia menegaskan bahwa selaku kepala daerah, ia akan terus mendukung kegiatan seperti ini. Sebagai wadah ekspresi dan pengembangan keimanan umat. Kepada seluruh peserta diapun mengucapkan selamat berlomba dengan baik dan menjunjung sportivitas. 

“Semoga yang berhasil dalam kegiatan ini bisa mewakili Kutim di tingkat provinsi (Kaltim) bahkan ke pusat,” harap Ismu di even yang berlangsung dari 28 Februari – 1 Maret 2020.

Pada acara pembukaan, turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kutim Abd Hafied Yusuf.

Sebelumnya Ketua Umum Lembaga Pembinaan  dan Pengembangan Paduan Suara Gerejani Katolik, Pastor Fabianus Teddy Aer MSF menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutim yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Pesparani Katolik I ini. 

“Terima kasih kepada Pemkab Kutim yang telah memberikan dukungan penuh kegiatan ini. Bukan hanya itu, umat  Katolik juga berterima kasih dalam pemberian keleluasaan dan kemudahan mendirikan gedung ibadah di beberapa kecamatan di Kutim,” ungkap Pastor Teddy.

Dalam laporannya, Pastor Teddy  menyampaikan bahwa ada 4 Paroki yang mengikuti Pesparani ini. Yakni Paroki Santa Theresia Sangatta, Santo Paulus di Desa Long Bentuq di Kecamatan Busang, Paroki Santo Paulus di Kecamatan Kaubun, serta Paroki Santa Maria Ratu Damai di Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau. 

“Kegiatan ini sudah diinisasi sejak bulan Oktober 2019 sebagai persiapan  Pesparani tingkat Nasional pada Oktober 2020 di Kupang. Jadi ini seleksi tingkat kabupaten yang akan mewakili Kutim di tingkat Provinsi Kaltim bulan Mei nanti hingga pusat di Kupang Oktober 2020,” jelasnya.

Ia menambahkan selain lomba paduan suara, ada juga Cerdas Cermat Rohani, lomba Mazmur dan lomba bertutur Alkitab. Menurutnya kegiatan ini sekaligus bentuk ungkapan syukur, iman dan juga mengasah kemampuan dalam memahami ajaran Katolik.(hms4/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here