Beranda Entertainment Kutim Terbuka Bagi Siapa Saja

Kutim Terbuka Bagi Siapa Saja

280 views
0

Bupati Ismunandar bertemu dengan Uskup Agung Ende,Mgr Vincentius Sensi Potokota bersama beberapa kepala daerah asal NTT membicarakan persolan dokumentasi kependudukan warga Kutim asal NTT. (Vian Pro Kutim)

SANGATTA- Persoalan kelengkapan dokumentasi administrasi kependudukan bagi warga Kutim asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ingin melangsungkan pernikahan menjadi sentral pembicaraan saat pertemuan Bupati Ismunandar, Uskup Agung Ende Mgr.Vincentius Sensi Potokota, Sekretaris Provinsi NTT,Benediktus Polo Maing, Bupati Ende Djafar Ahmad, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas,Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday di Gereja Katolik Santa Theresia Sangatta, Sabtu (7/3/2020).

Menjawab persoalan tersebut, Bupati Ismunandar akan bekerjasama dengan pemerintah kabupaten yang ada di Provinsi NTT bersama – sama mencari solusi agar persoalan tersebut tidak menghambat niat pernikahan,serta urusan administrasi lainnya bagi warga Kutim asal NTT.

“Kami Pemkab Kutim akan mengajak kerjasama pemerintah kabupaten yang ada di NTT bagaimana menjembatani persoalan warga NTT yang ingin menikah tetapi terkendala dengan kelengkapan dokumen adminsitrasi kependudukan,” ujar Ismu.

Mantan Sekretaris Daerah tersebut menjelaskan bahwa kurang lengkapnya dokumentasi administrasi ini, bukan hanya warga kesulitan dalam mengurus pernikahan, tapi juga menghambat pemberian jaminan kesehatan sosial (BPJS) dan pemberian bantuan sosial lainnya.

Ismunandar dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa dalam pembinaan umat, tidak ada perbedaan, semua punya hak yang sama.

“Kutim terbuka bagi siapapun.Semua punya kesempatan, hak yang sama dan setara, tidak ada perbedaan,” tegas Ismu.

Beberapa waktu lalu Pemkab Kutim juga telah membantu Paroki Santo Paulus di Desa Long Bentuq di Kecamatan Busang, Paroki Santo Paulus di Kecamatan Kaubun, serta Paroki Santa Maria Ratu Damai di Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau.Selain itu pemberian satu unit ambulance untuk warga Sika Makmur.

Ismunandar mengajak seluruh warga Kutim asal NTT untuk bersama-sama membangun Kutim yang lebih baik,aman damai dan sejahtera, tanpa ada sekat perbedaan.

“Mari saudara-saudaraku asal NTT untuk bekerjasama menjaga Kutim bisa lebih baik, aman damai dan sejahtera tanpa memandang asal usul dan budaya.Kita semua anak bangsa mari jaga kondisi yang kondusif agar tetap aman dan damai,” pinta Ismu.

Sebelumya Uskup Agung Ende Mgr Vincentius Sensi Potokota mengatakan bahwa telah mendapat informasi kendala dan persoalan utama warga migran dan perantau asal NTT adalah dokumentasi administrasi kependudukan.

“Yang dikeluhkan paling banyak adalah kesulitan mendaptkan rekomendasi surat atau akta permandian dari gereja asal sebagai syarat utama pernikahan Katolik.
Untuk itu Keuskupan Agung Ende sebagai daerah asal akan bermitra dengan Pemda setempat, Keuskupan dan Paroki daerah tujuan serta menggunakan pola sendiri mengurai “benang kusut” ini sesuai dengan aturan gereja, agar warga bisa terbantu,” ujar Uskup Agung Ende Mrg Vincentius.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh warga Kutim asal NTT untuk meninggalkan kebiasan – kebiasan buruk di kampung halaman dan memberi sumbangsih yang positif untuk Kutim.

“Prinsipnya di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung.”Dengan segala kekayaan yang dimiliki Kutim, manfaatkanlah sebaik mungkin untuk peningkatan kualitas kehidupan kalian (warga Kutim asal NTT). Hari esok harus lebih baik dari hari ini,” ujarnya.(hms4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here