Beranda Pemerintahan Ismu Minta TAPD Tak Pangkas Anggaran Untuk Kesehatan

Ismu Minta TAPD Tak Pangkas Anggaran Untuk Kesehatan

401 views
0

Ismunandar saat memimpin Rapat Virtual dengan 21 Puskesmas di Kutim, dalam percepatan penanganan COVID-19 di Kutim,  di Kantor Diskominfo dan Perstik Kutim (Wak Hedir Pro Kutim) 

SANGATTA – Bupati H Ismunandar yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kutim tak memotong alokasi dana kesehatan. Khususnya dimasa pandemi COVID-19 ini. Sebab, menurut Ismu penanganan COVID-19 memerlukan anggaran yang besar.  

“Saya minta tidak ada rasionalisasi untuk anggaran kesehatan,” tegas Ismu saat menjawab pertanyaan dari Puskesmas Sangkulirang pada rapat virtual atau Video Konferensi dengan 21 Puskesmas di Kutim, di Kantor Dinas Kominfo dan Perstik Kutim, Selasa (5/5/2020).

Menanggapi hal itu, Ketua TAPD Kutim yang juga Sekretaris Kabupaten (Sekkab) H Irawansyah menjelaskan bahwa perintah Bupati akan ditindak lanjuti sesuai instruksi. Intinya masih mungkin karena bersinergi dengan keinginan Pemerintah Pusat. Namun mekanismenya lebih dulu menyesuaikan Pusat,  anggaran akan tetap dipotong, kemudian akan dikembalikan lagi untuk penanganan COVID-19. Lebih lanjut, Irawansyah menambahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk penanganan COVID-19 bisa saja segera diusulkan untuk direvisi. 

“Seperti yang saat ini kita lakukan, Dana Insentif Daerah (DID), DAK, non fisik dan sebagainya. Tetapi kita harus membuat usulan dan disetujui terlebih dahulu oleh Pemerintah Pusat. InsyaAllah akan disetujui, karena prioritasnya untuk penanganan COVID-19,” tuturnya. 

Selanjutnya, apabila kekurangan dana dari dinas terkait dalam penanganan COVID-19, maka Puskesmas dapat mengusulkan melalui dana desa (DD) masing-masing. 

“DD bisa dipakai untuk penanganan COVID-19  25 sampai 30 persennya atau sesuai dengan aturannya,” jelas mantan Kepala Disperindag Kutim tersebut. (hms15/hms3).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here