Beranda Entertainment Bupati Kutim Ikut HLM TPID Kaltim – Sebut Kondisi Sembako Aman Hingga...

Bupati Kutim Ikut HLM TPID Kaltim – Sebut Kondisi Sembako Aman Hingga Idul Fitri

239 views
0

Bupati H Ismunandar didampingi Wakil Bupati H Kasmidi Bulang dan Sekretaris Kabupaten H Irawansyah serta pimpinan OPD terkait saat mengikuti acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltim, melalui konferensi video, diruang Rapat, Dinas Kominfo dan Perstik Kutim (Wak Hedir Pro Kutim)

SANGATTA– Guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan ditengah pandemi COVID-19 dan selama ramadhan serta Idul Fitri 1441 H, Pemerintah Provinsi Kaltim menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltim, Jum’at (15/5/2020)

HLM TPID ini turut diikuti Bupati Kutim H Ismunandar beserta jajaran secara virtual dari ruang rapat Dinas Kominfo dan Perstik Kutim. Kegiatan dimaksud turut melibatkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim, Bupati/Walikota Se-Kaltim melalui Konferensi Video. Plt Sekretaris Provinsi Kaltim, Asisten Perekonomian dan Adbang Kaltim, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kaltim, Kepala Dinas Kelautan dan perikanan Kaltim, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim. Kepala Biro Perekonomian Setda Kaltim, Kepala Dinas Kominfo dan Kepala Kesbang Kaltim, Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Kepala Kadivre Perum Bulog Kaltimra.

Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini (09.30 – 11.30 WITA) membahas beberapa hal. Diantaranya, upaya menjaga kelancaran distribusi pangan, pemantauan berkala pasokan di pasar tradisional. Khususnya bahan pangan rawan inflasi. Untuk menghindari perilaku penimbunan. Pemantauan harga secara intensif melalui laminetam.id sehingga dapat menjadi refrensi pengambilan keputusan dan upaya kerjasama antar daerah dengan wilayah produsen. 

Bupati H Ismunandar didampingi Wakil Bupati H Kasmidi Bulang dan Sekretaris Kabupaten H Irawansyah memjelaskan bahwa bahan pokok di Kutim masih aman. 

“Alhamdulillah sentral produksi pertanian di Kaubun dan Long Mesangat sedang panen. Jadi untuk menutupi pembagian sembako (terutama beras) dibeli dari petani-petani yang sebagian besar dari dua daerah tersebut,” sebut Ismunandar, saat melaporkan kondisi Kutim pada Plt Sekretarsis Provinsi Kaltim, Muhammad Sabani.

Dalam menghadapi COVID-19 ini, sambung Ismu (sapaan karib Ismunandar), Pemkab Kutim lebih mengutamakan menjaga stabilitas harga. Disamping itu, Pemkab Kutim melalui Disperindag telah meluncurkan aplikasi “My Aspal” (aplikasi dari asosiasi pedagang kaki lima). Sehingga masyarakat bisa membeli melalui aplikasi tersebut, tanpa harus keluar rumah. 

“Jadi masyarakat kita layani melalui aplikasi ini, kerjasama dengan pasar dan pelaku UKM di Kutim. Dengan masyarakat belanja melalui aplikasi ini, ojek-ojek online bisa mengambil peluang ini, sebagai pengantar makanan atau barang lainnya,” tutur Ismu.

Dari pengamatan melalui data Disperindag Kutim yang mengalami kenaikan harga adalah lombok. Untuk itulah, Kutim pada April lalu telah mencanangkan gerakan memanfaatkan lahan dan pekarangan rumah, untuk tanam pangan, yang juga diikuti 18 Kecamatan di Kutim. 

“Saya khawatir, jika kondisi (pandemi COVID-19) ini terus berlanjut, maka kita akan defisit pangan. Oleh sebab itu, di 18 kecamatan sudah kita laksanakan gerakan menanam (pangan) di lahan dan pekarangan rumah. Dengan begitu, masyarakat bisa mengurangi pengeluaran untuk membeli sayur-mayur,” ucap Ismu. 

Khusus pengusaha ayam, sebut Ismu, mengalami sedikit kendala dalam pemasaran. Sebab begitu mau dilemparkan ke pasar, pasarnya ternyata sedang lesu. Akhirnya Pemerintah melakukan intervensi untuk membeli. Penambah protein untuk masyarakat, agar tetap kuat dan meningkatkan imunitas. 

“Mudah-mudahan kondisi (ketersediaan stok sembako) di Kutim terus stabil sampai Idul Fitri,” harap Ismu disaksikan Asisten I Suko Buono, Asisten II Suroto, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Zaini, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muhammad Husaini, Kepala Dinas Pertanian Kutim Sugiono, serta pimpinan OPD terkait lainnya yang ikut mendampingi bupati. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here