Beranda Pertanian Kutim Dapat Bantuan 1.500 Bibit Alpukat dan Kelengkeng dari DPPTH

Kutim Dapat Bantuan 1.500 Bibit Alpukat dan Kelengkeng dari DPPTH

211 views
0

Plt Kepala DPTPH Kaltim Dadang Sudarya memberikan secara simbolis 1.500 bantuan bibit pohon alpukat dan kelengkeng ke Kepala Distan Kutim Sugiono. Foto: ist

SANGATTA – Pemprov Kaltim melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Dadang Sudarya menilai lahan di Kutim cocok untuk pengembangan buah alpukat dan kelengkeng.

“Keduanya dinilai punya potensi (pengembangan) komoditas cukup besar,” jelasnya dalam kegiatan sosialisasi pengembangan tanaman alpukat dan kelengkeng di Kutim, Senin (8/6/2020) lalu.

Maka dari itu untuk mendorong kemajuan nilai komoditas tersebut, Pemprov Kaltim melalui DPTPH memberi bantuan 750 bibit alpukat kendil di Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara dan 750 bibit kelengkeng kateki untuk Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan. Pemberian simbolis bibit alpukat dan kelengkeng langsung diterima Kepala Dinas Pertanian (Distan ) Kutim Sugiono.

“Bibit alpukat dan kelengkeng ini untuk dikembangkan di lahan pekarangan. Setiap kepala keluarga (KK) mendapat dua pohon bibit alpukat atau kelengkeng. Teluk Lingga dan Desa Sangata Selatan akan dijadikan sebagai sentra buah alpukat dan kelengkeng. Untuk 2020 baru di pusatkan di dua dusun di masing-masing desa atau kelurahan,” ujat Dadang.

Apabila berhasil dikembangkan, maka pada 2021 akan diperluas di dusun lainnya. Dadang mengatakan alasan memilih buah alpukat dan kelengkeng selain karena pasarnya cukup terbuka lebar, harga buah juga stabil. Khusus kelengkeng, musim buahnya bisa diatur sesuai keinginan. Sehingga waktu panennya tidak bergantung musim dan bisa diatur supaya tidak terjadi over supply agar harganya stabil. 

“Pohon kelengkeng bisa kita atur panennya dengan memberikan buster sebagai zat atau hormon perangsang untuk berbuah. Setelah diberikan buster, maka 5,5 bulan kemudian kita akan panen kelengkeng,” bebernya.

Dadang berharap Kaltim bisa dijadikan sebagai penghasil buah alpukat dan kelengkeng yang bernilai ekonomis. Disamping buah lokal lainnya seperti Pisang Kepok, Lai Mahakam, Durian Ligit dan Durian Mawar. 

Kepala Distan Kutim Sugiono mengapresiasi bantuan bibit pohon alpukat dan kelengkeng yang diberikan pihak provinsi untuk Kutim.

“Kami berterima kasih tentunya untuk Pemprov Kaltim melalui DPPTH yang memberikan bantuan bibit alpukat dan kelengkeng. Hal ini membantu petani di Kutim untuk bisa meningkatkan budidaya tanam dan hasilnya meningkatkan produksi alpukat serta kelengkeng,” tutupnya. (hms13/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here