Beranda Pemerintahan Pengurus BPD Kolek Dikukuhkan – Diminta Sinergi Sukseskan Pembangunan

Pengurus BPD Kolek Dikukuhkan – Diminta Sinergi Sukseskan Pembangunan

578 views
0

Lima orang pengurus BPD Kolek, kecamatan Sangkulirang ketika dikukuhkan oleh Camat Sangkulirang Rahmad, dan tetap mengikuti protokol kesehatan dalam prosesi pelantikan tersebut. (ist)

SANGKULIRANG – Lima orang pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang periode 2020-2026, Senin (20/7/2020) tadi pagi dikukuhkan Camat Sangkulirang Rahmad di Gedung Serba Guna Kecamatan setempat. Kegiatan berjalan lancar dan tertib.

Pada kesempatan tersebut, Camat Sangkulirang Rahmad meminta kepada jajaran pengurus BPD Kolek yang baru saja dilantik, untuk menjalin kerjasama dengan aparat desa setempat.

“Antara BPD dan Kades harus bersinergi bersama, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa setempat. Kedua lembaga yang ada di desa itu harus saling melengkapi dan menjalin komunikasi yang baik, sehingga program pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” kata Rahmad.

Hadir pada acara itu antara lain, Kapolsek Sangkulirang, Kepala KUA, seluruh Kades, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kutim serta undangan lainnya. Kegiatan pelantikan BPD itu tetap mengacu kepada protokol kesehatan, lantaran kondisi COVID-19 masih belum sirna dari Bumi Kutim dan Indonesia umumnya.

Mantan Sekcam Kaubun ini meminta kepada BPD dan Kades untuk merumuskan bersama program pembangunan di desa itu. Kebijakan pembangunan yang bertujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat, hendaknya dimusyawarahkan dengan baik. Demikian juga dalam pengelolaan anggaran hendaknya harus transparan, karena semuanya memiliki tujuan sama, yakni ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Camat Sangkulirang juga menyinggung mengenai pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020, termasuk Kutim salah satu daerah yang melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Orang nomor satu di Kecamatan Sangkulirang ini meminta agar dalam pemutakhiran data pemilih oleh panitia terus berjalan.

“Saya hanya mengingatkan, jangan sampai warga masyarakat yang sudah memenuhi persyaratan dan memiliki hak pilih, justru tidak terdaftar di Pilkada nantinya. Hal ini harus diteliti sejak dini,” pesan Rahmad.

Terkait mengenai pandemi COVID-19 yang masih melanda di Kutim dan Indonesia umumnya, Camat mengajak kepada seluruh masyarakat di wilayahnya untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Ini semua kita lakukan bersama, guna memutus rantai penularan COVID-19,” kata Rahmad. (*hms2/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here