Beranda Entertainment Kasmidi Panen Raya Padi di Kongbeng – Bersama Gapoktan Abadi Jaya, di...

Kasmidi Panen Raya Padi di Kongbeng – Bersama Gapoktan Abadi Jaya, di Lahan 315 Ha

229 views
0

Wakil Bupati saat melakukan panen di Gapoktan Abadi Jaya, Desa Miau Baru Kecamatan Kongbeng. (Wak Hedir Pro Kutim) 

KONGBENG – Untuk pertama kalinya selaku Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kutim, Kasmidi Bulang ikut melakukan Panen Raya Padi Sawah bersama petani. Panen raya Selasa (11/8/2020) ini dilakukan Kasmidi dilahan persawahan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Abadi Jaya, di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). 

Beberapa pejabat juga terlihat turun ke sawah mengikuti panen. Seperti Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan, anggotta DPRD Kutim Kajan Lahang dan Arang Jau, Wakapolres Kutim Kompol Mawan Riswandi. Perwakilan Kodim 0909/SGT, Kepala Dinas Pertanian Kutim Sugiono, Kepala OPD lainnya, Camat Kongbeng Furkani dan Kepala Desa Miau Baru Ifung Wang. 

Plt Bupati Kasmidi Bulang mengaku bersyukur, sebab ditengah suasana Pandemi COVID -19 saat ini, ternyata masyarakat Kutim masih tetap semangat dalam memaksimalkan potenai pertanian. Khususnya padi sawah yang ada di Desa Miau Baru tersebut.

“Kita tentunya sangat bangga, hari ini bisa melaksanakan panen raya padi sawah bersama masyarakat Kongbeng. Di lahan seluas kurang lebih 315 hektare milik di Gapoktan Abadi Jaya, dibawah binaan Dinas Pertanian Kutim,” ucap Kasmidi.

Kasmidi meyakini, dengan adanya panen raya ini, masyarakat yang ada di Desa Miau Baru tidak akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan beras. Ia pun berharap, keberhasilan ini bisa diikuti oleh Kecamatan dan Desa lainnya di Kutim. Untuk terus semangat dalam meningkatkan pertanian, khususnya di masa Pandemi COVID-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kutim Sugiono menjelaskan, lahan 315 hektare (Ha) padi itu merupakan gabungan dari sembilan kelompok tani. Dengan rata-rata produksi 4 – 6 ton gabah kering per Ha. Dengan panen dua kali dalam setahun. 

“Jika untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kongbeng saja sudah swasembada beras,” ungkapnya. 

Lebih jauh Sugiono menambahkan potensi padi sawah di Kongbeng ada 700 Ha, namun ada sekitar 400 Ha yang belum digarap (dicetak). Jika semua lahan itu dicetak, dirinya meyakini bisa memenuhi kebutuhan beras di Kongbeng, Wahau dan Telen akan tercukupi bahkan lebih alias surplus.

Sedangkan Ketua Gapoktan Abadi Jaya Itit Ajang mengatakan, Gapoktan Abadi Jaya sendiri terdiri dari 600 Kepala Keluarga (KK), dengan pembagian luas lahan seluas 50×100 meter (setengah ha) per KK. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here