Beranda Entertainment Warga Kutim Wajib Patuhi Protokol Kesehatan – Bandel Tak Pakai Masker, Bakal...

Warga Kutim Wajib Patuhi Protokol Kesehatan – Bandel Tak Pakai Masker, Bakal di Razia

437 views
0

Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang.(Wahyu Pro Kutim)

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) semakin meningkatkan upaya pencegahan penularan COVID-19 di daerah. Efektivitas pencegahan dan pengendalian virus Corona ini bakal dilakukan melalui kegiatan razia setiap dua hari sekali. Sasarannya tak lain adalah warga yang masih “bandel” tak mengenakan masker saat ke luar rumah.

“Kita tetap mengacu referensi pada pemerintah pusat, tim Satgas COVID-19  Kutim tetap fokus di sisi pencegahan,” kata Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang usai mengikuti rapat koordinasi meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian COVID-19, melalui video conference, di kantor Diskominfo Perstik, Kamis (27/8/2020). 

Kasmidi membeberkan, sebelumnya hasil rapat terakhir Satgas COVID-19 membuahkan kesepakatan untuk menutup posko penjagaan perbatasan. Alasannya anggaran yang harus disalurkan untuk posko lumayan besar. Sebagai solusinya, semua tim di Posko Kota Sangatta ditarik ke Sekretariat Tim Satgas di Kantor BPBD Kutim. Begitu pula Tim Posko Penjaga di kecamatan kembali ke Sekretariat Satgas COVID-19 kecamatan. Tim inilah yang nantinya direncanakan melaksanakan program razia setiap dua hari sekali. 

“Sekaligus memberi edukasi dan sosialisasi (kepada masyarakat) untuk selalu memakai masker saat beraktivitas,” paparnya. 

Dalam praktik razia nantinya, bakal diterapkan saksi sosial. Seperti contohnya bernyanyi atau sanksi ringan lainnya. Karena tujuannya untuk mengedukasi masyarakat, maka pilihan sanksi berat memang belum menjadi pilihan. 

Selain itu, Kasmidi juga meminta kepada perusahaan-perusahaan, agar karyawannya yang baru pulang cuti wajib melaporkan statusnya ke Satgas COVID-19. Sehingga dapat di data dan dilakukan karantina jika memiliki kemungkinan terpapar COVID-19. 

Disisi lain, Kasmidi menanggapi positid penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) darurat COVID-19 di Kaltim yang diperpanjang sampai 31 Desember, oleh Gubernur Kaltim Isran Noor. Namun untuk diterapkan di Kutim, Kasmidi mengaku masih menunggu surat edaran atau petunjuk dari Pemprov Kaltim.

“Kita pasti tindaklanjuti, pasti kita akan support (dukung). Program kita pasti tidak akan terpisah oleh program Provinsi (Kaltim). Apa yang diambil (sebagai) kebijakan oleh bapak Gubernur, insyaAllah kita akan melaksanakannya juga. Kita back-up pesan beliau, jelas ini demi Kutai Timur (Kutim) juga,” pungkasnya. (hms7/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here