Beranda Infrastruktur Dibangun Lewat DD Rp 285 Juta, KMF Tungkap Jaya Layani Penyeberangan Saka...

Dibangun Lewat DD Rp 285 Juta, KMF Tungkap Jaya Layani Penyeberangan Saka – Sangkulirang

431 views
0

Plt Bupati Kutim dalam launching KMF Tungkap Jaya yang akan melayani penyeberangan kendaraan dari Desa Saka ke Sangkulirang. Foto: Irfan ProKutim

SANGKULIRANG – Geliat penyeberangan di area pesisir Kecamatan Sangkulirang kian meningkat. Ada terobosan dari Bumdes Desa Saka yang meluncurkan Kapal Motor Ferry (KMF) Tungkap Jaya. Plt Bupati Kasmidi Bulang didampingi Camat Sangkulirang Rahmad dan Kepala Desa (Kades) Saka Tamrin didaulat memotong pita secara simbolis sebagai tanda beroperasinya KMF Tungkap Jaya di Dermaga Dusun Ronggang, Jembatan Sangkulirang, Senin (21/9/2020).

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa.

“Saya nilai ini prestasi. Kades Saka bisa termotivasi untuk berinovasi mencari peluang usaha demi meningkatkan pendapatan desa,” jelasnya.

Kasmidi menambahkan Bumdes itu perpajangan tangan pemerintah untuk mengelola pendapatan desa lebih baik.

“Saya harap desa lain juga mencontoh terobosan yang dilakukan oleh Bumdes Desa Saka mampu menggerakkan sektor ekonomi rakyat dengan menangkap peluang
usaha. Ke depan, Bumdes juga bisa bekerja sama dengan OPD- OPD Pemkab Kutim untuk bisa menerima masukan atau ide-ide baru untuk menggenjot pemasukan pendapatan desa lebih besar demi kemajuan daerahnya,” bebernya.

Sementara itu, Camat Sangkulirang Rahmad melaporkan setelah diluncurkan secara resmi oleh Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang, KMF Tungkap Jaya siap beoperasi melayani penyeberangan dari Dermaga Tungkap di Desa Saka menuju Sangkulirang.

“Ini jadi bukti pemerintahan desa bisa menangkap peluang usaha yang ada. Karena memang ide awalnya ada permintaan pelayanan penyeberangan mobil dan truk. Hal ini pun kami respon cepat bisa menggerakkan pendapatan desa melalui Bumdes,” urainya.

Rahmad menambahkan pembuatan KMF Tungkap Jaya ini menggunakan anggaran Dana Desa (DD).

“Alokasi anggarannya sebesar Rp 285 Juta, dibuat sejak tahun 2018 dan selesai pada akhir 2019,” ujarnya. (hms13/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here