Beranda Sosial & Kesehatan Diperlukan Sinergi Semua Pihak ! – Demi Pengembangan PAUD di Tengah Pandemi...

Diperlukan Sinergi Semua Pihak ! – Demi Pengembangan PAUD di Tengah Pandemi COVID-19

91 views
0

SANGATTA – Suatu perencanaan yang baik, harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik pula. Untuk memberikan perubahan pola pikir bagi anak-anak sedari usia dini. Disamping itu, proses perencanaan yang baik juga memerlukan anggaran. Sebab, sebaik apapun perencanaan, jika tak didukung dengan anggaran tentu tidak akan bisa berjalan.

“Kita sangat bersyukur, karena Pemerintah Provinsi Kaltim bisa menganggarkan kegiatan HI ini. Karena memang pola pengembangan uang Provinsi Kaltim cukup baik. Kutim sekalipun sudah WTP 5 kali berturut-turut, tetapi kita masih terkendala, karena kondisi keuangan yang belum stabil,” ungkap Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejateraan (Pemkesra) Sekretariat Kabupaten Kutim, Suko Buono.

Saat membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektor Bunda PAUD Provinsi Kaltim dalam rangka mengembangkan program PAUD berkualitas melalui gerakan PAUD Holistik Integratif Provinsi Kaltim, Rabu (4/11/2020) di Gedung Wanita, Kawasan Perkantoran Pemkab Kutim, Suko menjelaskan, proses pengembangan (PAUD) dilapangan tak gampang. Khususnya dalam melakukan implementasi pengembangan PAUD sampai ke pedesaan dan tingkat RT, cukup berat untuk dilakukan.

“Untuk itu, saya minta kedepan agar bisa dianggarkan melalui Disdik, untuk porsi pengembangan PAUD Holistik Integritas. Karena pengembangan PAUD di Kecamatan sangat diperlukan. Yakni pembinaan yang dilakukan oleh para guru-guru TK maupun PAUD,”  kata Suko.

Kondisi saat ini yang masih pandemi COVID-19 membuat proses pembalajaran secara langsung oleh guru-guru, sudah tidak bisa dilaksanakan lagi. Untuk itu pengembangan SDM guru-guru sangat diperlukan. Sehingga bisa lebih efektif dalam proses belajar mengajar anak usia dini.  

Lebih jauh, mantan Kepala Itwilkab Kutim ini berharap kepada semua pihak terkait, untuk bisa berpikir bersama. Tentang bagaimana pengembangan PAUD di Kutim selama COVID-19 bisa berjalan dengan baik.

“Sebab kita tidak tahu kapan COVID-19 akan sirna. Oleh karena itu harus kita pikirkan dari sekarang, perencanaan pengembangannya. Keterlibatan stakeholder juga sangat diperlukan untuk pengembangan PAUD di Kutim,” ucap Suko, yang baru diamanahi sebagai Plt Kaban Kesbangpol Kutim tersebut. 

Terakhir ia berharap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) baik dari DP3A, Pengendalian Penduduk dan KB, Disdukcapil, Dinkes, serta Disdik bisa bersinergi. Terkait pendanaan untuk program pengembangan PAUD ditengah kondisi COVID-19. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here