Beranda Sosial & Kesehatan Kutim Kebagian 2.720 Dosis Vaksin Sinovac – Dari 25.000 Jatah Untuk Kaltim

Kutim Kebagian 2.720 Dosis Vaksin Sinovac – Dari 25.000 Jatah Untuk Kaltim

276 views
0

Kepala Dinkes Kutim dr Bahrani Hasanal. (Dok Pro Kutim)

SANGATTA – Sebanyak 25 ribu dosis vaksin COVID-19 Sinovac tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan pada Selasa (5/1/2021) pagi. Tiba di bandara, vaksin COVID-19 Sinovac akan langsung didistribusikan ke 10 kabupaten/kota sesuai dengan kebutuhannya. Namun vaksin tersebut, hanya diprirotaskan untuk tenaga kesehatan (nakes).

Gubernur Kaltim Gubernur Kaltim Isran Noor menegaskan, jika vaksin Sinovac yang sudah tiba hari ini langsung dididistribusikan ke kabupaten/kota sesuai kebutuhannya atau jumlah usulannya.

“Prioritas pertama dari 25 ribu dosis vaksin ini akan diperuntukkan bagi 12.500 nakes. Khususnya yang merawat ataupun menangani pasien COVID-19,” ujar Isran dalam laman instagram Pemprov Kaltim.

Ia menambahkan satu orang nakes akan menggunakan dua dosis vaksin.

“Jadi 25 ribu bagi dua dosis, ya sekitar 12.500 nakes,” ujarnya.

Rencananya pada pertengahan Januari ini akan dilakukan vaksinasi secara serentak.

“Nanti serentak vaksinasi secara nasional dilakukan pada 14 Januari 2021,” urainya.

Sementara itu, Pemkab (Kutim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim sudah mengusulkan dan akan mendapat jatah sebanyak 2.720 vaksin COVID-19 Sinovac.

Dikonfirmasi via pesan whats app, Kepala Dinkes Kutim dr Bahrani Hasanal melaporkan, terkait pembagian vaksin pihaknya belum mengetahui pasti alur bagaimana sistem pembangiannya, namun hal itu sudah dalam proses distribusi sambil menunggu arahan Dinkes Kaltim sebab penggunaan vaksin melalui prosedur khusus.

Untuk tahal awal Pemkab menyiapkan nakes yang bertugas menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19 yang akan dilakukan pemberian vaksin COVID-19 ini.

“Tahap awal ini diprioritaskan bagi nakes dulu selanjutnya sasarannya ada aparat TNI dan Polri serta beberapa tokoh,” ungkapnya.

Untuk proses vaksinisasi sudah disiapkan di tiap fasilitas kesehatan (faskes) di beberapa puskesmas di tiap kecamatan tempat petugas medis bertugas.

“Semoga setelah diberikan vaksin dapat memberikan imunitas kuat dari pandemi COVID-19,” harap Bahrani.(hms13/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here