Beranda Pemerintahan Kelola Keuangan Harus Hati-hati dan Ikuti Aturan – Plt Bupati Apresiasi Kegiatan...

Kelola Keuangan Harus Hati-hati dan Ikuti Aturan – Plt Bupati Apresiasi Kegiatan Bimtek 130 Aparatur Desa se Kutim

354 views
0

Plt Bupati Kasmidi Bulang ketika membuka Bimtek Siskuedes se Kutim di Hotel Mercure, Samarinda, (13/1/2021) pagi. (Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim)

SAMARINDA – Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengingatkan kepada semua kades dan aparatur desa, agar dalam pengelolaan keuangan desa berhati-hati serta mengacu kepada ketentuan dan aturan yang ada. Tingkatkan terus dalam tata kelola keuangan sehingga tertib administrasi dan menyalahi peraturan yang berlaku.

Pernyataan itu diutarakan Kasmidi saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan keuangan desa berbasis aplikasi Siskeudes 2.03 bagi apatarur desa se Kutim, di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (13/1/2021). Dia juga menyambut baik kegiatan tersebut, lantaran dinilai mampu meningkatkan kualitas SDM di bidang pengelolaan keuangan desa di Kutim.

Kasmidi meminta kepada peserta untuk ikut Bimtek ini secara fokus, sehingga setelah kembali ke desanya masing-masing bisa menerapkan ilmu yang diperoleh selama mengikuti Bimtek tersebut dengan baik.

“Saya minta kepada kades agar operator jangan diganti. Hal ini berkaitan dengan laporan dan masalah keuangan di desa kedepannya supaya tertib dan lancar,” kata Kasmidi.

Sedangkan Kepala BPKP Perwakilan Kaltim Supriadi mengatakan, kegiatan Bimtek seperti ini sangat baik. Dari tahun ke tahun tata kelola keuangan desa diharapkan bisa lebih dan transparan serta tidak menyalahi aturan yang sudah ada ditetapkan.

“BPKP tidak ingin ada penyalahgunaan terhadap pengelolaan keuangan desa. Kepada Kades, operator, Sekdes bendahara dan yang mengelola keuangan agar hati-hati dalam pengelolaan keuangan desa,” kata Supriadi.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kutim atas pelaksanaan kegiatan ini dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM, terutama dalam pengelolaan keuangan desa di Kutim ke depan. Supriadi juga berharap kepada peserta untuk fokus dalam kegiatan ini, sehingga setelah kembali ke bisa mengaplikasikan teori ini di desanya masing-masing.

Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kutim M Rosadi pada kesempatan itu mengatakan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi aparatur desa sangat diperlukan. Terutama menyangkut pengelolaan keuangan desa berbasis aplikasi Siskeudes 2.03.

Dijelaskan Rosadi, Bimtek yang diikuti 130 orang terdiri Kades, Sekdes, bendahara dan operator se Kutim. Kegiatan yang akan berlangsung sampai 17 Januari itu diharapkan bisa memperlancar dalam hal pengelolaan keuangan di semua desa. Sehingga program yang dibuat sampai administrator keuangan serta pertanggungjawabannya tidak ada kendala lagi di masa mendatang.

Sebelumnya, pihak penyelenggara dari Atri Mandiri Institute yang diwakili Kaspul Anwar mengatakan, Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kades ini sudah mengikuti protokol kesehatan. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kutai Timur.(hms2/hms3/hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here