Beranda Kutai Timur Pintu Masuk Kutim Bakal Diperketat – Aktifkan Posko Penjagaan, Tekan Angka Penularan...

Pintu Masuk Kutim Bakal Diperketat – Aktifkan Posko Penjagaan, Tekan Angka Penularan COVID-19

1.327 views
0

Video conference di Kantor Diskominfo Perstik Kutim, Minggu (31/1/2021). (Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim)

SANGATTA – Rakor penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan COVID-19 di daerah melalui video conference di Kantor Diskominfo Perstik Kutim, Minggu (31/1/2021) menyepakati satu hal penting. Apa itu? Yakni Pemkab Kutim dalam waktu dekat akan kembali memperketat dan meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.

“Ya, kita semua diminta mengaktifkan posko penjagaan dan sebagainya, demi mengurangi penyebaran COVID-19,” ujar Sekretaris Kabupaten Irawansyah, usai rapat.

Dihadapan Kepala BPBD Syafruddin Syam, Kadinkes dr Bahrani dan undangan lainnya, Irawansyah menjelaskan bahwa hingga saat ini potensi penyebaran Virus Corona masih terus meningkat. Termasuk daerah Kutim hingga di desa-desanya. Bersama Ketua DPRD Kutim H Joni, Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko, Dandim 0909 Sangatta Letkol Czi Pabate, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Osben Alibos, selaku Forkopimda dan Pemkab mesti kembali memperketat upaya pencegahaan yang sebelumnya telah dilakukan. Seperti diawal penyebaran virus bernama COVID-19 tersebut. 

Upaya pengetatan bisa dilakukan di posko penjagaan di wilayah perbatasan yang menjadi pintu-pintu masuk Kutim. Tak hanya itu sosialisasi terkait disiplin protokol kesehatan dan upaya pencegahan lainnya juga wajib ditingkatkan. Demi mengurangi penyebaran COVID-19 di daerah ini.

“Semua itu, akan di koordinasikan hingga tingkat desa-desa,” jelasnya. 

Untuk pelaksanaan pengetatan pencegahan penyebaran COVID-19 bakal sesegera mungkin dilaksanakan. Mengapa? Sebab menurut Irawan apabila terlambat, maka kondisi sebaran COVID-19 akan lebih serius. Senin (1/2/2021) ini Pemkab akan kembali menggelar rapat bersama Forkompinda dan OPD terkait untuk mengaktifkan kembali kegiatan penanggulangan COVID-19. 

“Untuk pemberlakuan jam malam pun tetap terus dilakukan,” tutupnya. (hms7/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here