Beranda Pertanian Bupati Serahkan Bibit HTR di Batam

Bupati Serahkan Bibit HTR di Batam

58 views
0

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman ketika menyerahkan bibit kepada Ketua Koperasi Bersama Timbau Menamang Muhammad Jaiz didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suroto, Camat Batam Suriansyah dan unsur Perusahaan Sepaku mitra. (Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim)

BATU AMPAR – Di sela-sela kunjungan kerja sekaligus menghadir Musyawarah Rencana Pembangunan (Muarembang),  Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ardiansyah Sulaiman, Minggu (14/3/2021) menyempatkan waktu untuk menyerahkan bibit perdana Hutan Tanaman Rakyat (HTR) kepada Koperasi Produksi Bersama Timbau Menamang, kecamatan Batu Ampar, Kutim, Kaltim.

Hadir pada acara itu antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suroto, Kadis Perhubungan Rizali Hadi, Camat Batu Ampar Suriansyah, perwakilan OPD. Sejumlah pejabat serta dari perusahaan mitra Koperasi serta perwakilan Kesultanan Kutai Ing Martadipura.

Usai menyerahkan bibit, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi terhadap HTR ini. Karena proses perizinan lama diharapkan koperasi serius dalam pengelolaan HTR tersebut. Orang nomor satu di Kutim ini meminta agar pengurus koperasi membuat aturan secara. internal, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari.

“Terlebih HTR tidak boleh diwariskan, karena sesuai aturan di Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Sejak sekarang sudah harus dilakukan aturan sendiri,” kata Ardiansyah.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kutim ini berharap, HTR ini bisa berhasil dengan baik dan proses penanaman juga berjalan sebagaimana mestinya sesuai rencana. Jangan sampai hanya penyerahan bibit ini saja yang berhasil, tapi proses penanaman sampai produksi juga berhasil dengan baik.

Sedangkan Camat Batu Ampar Suriansyah menjelaskan kondisi wilayahnya, dengan luas kecamatan sekitar sekitar 65 ribu hektare. Saat dibentuk pada 2005 lalu, kecamatan ini tercatat hanya seluas sekitar 40 hektare. 

“Penambahan luasan wilayah itu lantaran setelah dilakukan pengukuran tapal batas dengan kecamatan lainnya, serta berbatasan dengan kabupaten lain,” kata Suriansyah. 

Terkait HTR yang dikelola koperasi dengan mitra perusahaan, menurut Suriansyah, ini merupakan yang pertama di Kutim. Khususnya dalam melakukan penanaman hutan tanaman rakyat (HTR). Dia mengusulkan hal ini bisa  menjadi contoh dan pilot project se Kaltim. (*/hms2/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here