Beranda Kutai Timur Kaliorang Sampaikan 507 Usulan di Musrenbangcam – Program Sudah Disesuikan Visi-Misi Bupati...

Kaliorang Sampaikan 507 Usulan di Musrenbangcam – Program Sudah Disesuikan Visi-Misi Bupati dan Wabup

152 views
0

Momen Musrenbangcam Kaliorang. (Foto Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim)

KALIORANG –  Perhelatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang)  Kecamatan Kaliorang, pada Selasa (23/3/2021), menjadi momentum untuk menyampaikan usulan program yang diharapkan terealisasi tahun 2022 mendatang.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Kaliorang I Komang Suyadnya menyampaikan 507 usulan program. Diharapkan usulan yang dihimpun dari Musrenbang Desa itu, bisa terakomodir dan terealisasi tahun 2022 mendatang.

Dijelaskan, peserta Musrenbang ini memang dibatasi, sebagai upaya memutus tali penyebaran COVID-19. Sehingga pesertanya dibatasi sesuai protokol kesehatan.

“Kegiatan ini sudah melalui proses Musrenbang Desa dan usulan yang disampaikan juga telah disesuaikan, dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih dan yang telah dilantik,” kata Komang.

Hadir pada acara itu Bupati H Ardiansyah Sulaiman, Wabup H Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Joni dan sejumlah anggota dewan lainnya. Sekretaris Kabupaten H Irawansyah, para Asisten Sekkab, Kepala OPD, unsur Forkopimda, Sekretaris Camat dan jajarannya. Direktur PDAM Suparjan, Kades, pengurus BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokok adat, tokoh pemuda dan undangan lainnya. 

Komang membeberkan Kecamatan Kaliorang yang berpenduduk sekitar 12.562 jiwa, namun tidak ada warga yang menganggur, kecuali yang malas bekerja. Sebab, beberapa perusahaan yang ada telah merekrut warga lokal untuk dijadikan karyawan di perusahaan yang beroperasi di kecamatan ini.

Jalan poros simpang empat sampai KEK MBTK bisa dilanjutkan. Demikian juga pembangunan Gedung Serba Guna juga bisa direalisasikan pembangunannya di masa mendatang.

Terkait air bersih, sudah terealisasi, namun masih ada yang belum. Perlu diteruskan sehingga semua warga bisa menikmati air bersih. Demikian juga listrik, jaringan sudah ada namun belum tersambung ke rumah-rumah warga.

“Kami juga berharap pembinaan UMKM bisa diberikan bantuan modal untuk bangkit kembali, lantaran terdampak pandemi COVID-19,” kata Komang. 

Di sektor pertanian dan peternakan, diharapkan pemerintah bisa memberikan bantuan bibit sapi. Sedangkan di pertanian, bisa dibantu bibit dan pembangunan kampung tangguh. Bukan saja tangguh dalam menghadapi COVID-19, tapi juga tangguh dalam hal ketahanan pangan.

Di bidang kesehatan, sudah baik, karena telah dibangun Puskesmas. Namun masih perlu tambahan tenaga dokter, terutama dokter gigi. Selain itu juga perlu tambah mobil ambulance. (hms2/hms7/hms3) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here