Beranda Infrastruktur Kawal Progres KEK MBTK, Bupati Kutim Tinjau Bulking Station PSI dan Pos...

Kawal Progres KEK MBTK, Bupati Kutim Tinjau Bulking Station PSI dan Pos KUPP Sangkulirang

193 views
0

Momen Bupati Ardiansyah meninjau pembangunan Bulking Station PSI dan Pos KUPP Sangkulirang di KEK MBTK. (Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim)

KALIORANG – Rabu (2/6/2021), Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman didampingi Wabup Kasmidi Bulang bersama jajaran pejabat lingkup Pemkab Kutim melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung lokasi lahan hibah untuk pembangunan pos wilayah kerja KUPP (Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan) kelas III Sangkulirang. Sekaligus pula meninjau titik rencana pembangunan bulking station CPO oleh PT Palma Serasih Internasional (PSI) di KEK MBTK.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan, bahwa KEK MBTK diharapkan bisa segera dioperasikan secara optimal dalam waktu dekat. Pasalnya status KEK MBTK sudah termasuk deadline dari Kementerian Keuangan RI, jika tidak segera dioperasikan status akan dicabut dan Kutim tidak memiliki KEK.

“Mudahan-mudahan ditahun ini semua bisa direalisasikan. Dimulai dari pembangunan bulking station CPO oleh PT Palma Serasih,” ujarnya.

Ardiansyah berharap kedepan Kutim bisa memiliki pelabuhan bongkar muat CPO sendiri, yakni melalui daerah KEK MBTK. Kawasan ini pun diharapkan bisa berkembang lebih pesat dan mendongkrak perekonomian di Kaltim, pada khususnya di Kutim.

“Mungkin hari ini hanya satu perusahaan. Tetapi kedepan kita harus bisa mengajak seluruh perusahaan di Kutim untuk membangun bulking station di zona inti dari KEK MBTK ini,” jelas orang nomor satu di Kutim tersebut.

Terkait pembangunan pos wilayah kerja KUPP kelas III Sangkulirang di KEK MBTK , Ardiansyah mengungkapkan ini merupakan wujud sinergitas Pemkab Kutim dengan syahbandar. Dalam pembangunannya pun menggunakan dana dari APBN.

“Kita menghibahkan 1 hektare di KEK MBTK kepada KUPP III Sangkulirang. Mudahan-mudahan semua pekerjaan kita ini menjadikan perkembangan yang lebih bearti,” kata Ardiansyah.

Dalam acara yang dilengkapi dengan protokol kesehatan COVID-19 turut pula dihadiri Seskab Irawansyah, Asisten Ekobang Suroto, Kadishub Rizali Hadi. Plt Kepala DPMD-PTSP Syahril, Anggota DPRD Kutim Agusriansyah, perwakilan Bappeda Kaltim, manajemen PT PSI, Unsur Muspika Kaliorang dan undangan lainnya.

Sementara, Chandra Wilson, selaku Direktur PT PSI, menjelaskan mereka memiliki dua pabrik untuk menampung CPO. Pertama di Bengalon dan satunya di Kongbeng. PT PSI juga mampu dalam sehari menghasilkan CPO 750 ton.

“Rencananya pembangunan bulking station CPO di KEK MBTK ada 8 tangki,” bebernya.

Ia memaparkan tahap awal perusahaan berencana membangun dulu dua tangki dilahan dua hektare. Kemudian ditahap kedua 6 tangki CPO dilahan 8 hektare. Jadi total kapasitas tangki CPO yang dibangun perusahaan sebanyak 3.060 ton dengan luas lahan 10 hektare di wilayah KEK MBTK.

“Pembangunan bulking station CPO itu direncanakan selesai dalam enam bulan,” urainya. (hms7/hms3).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here