Beranda Kutai Timur Seminar Publik Garapan PPKT – Industri Methanol dan Semen, Diharapkan Serap Naker...

Seminar Publik Garapan PPKT – Industri Methanol dan Semen, Diharapkan Serap Naker Sejahterakan Kutim

82 views
0

Momen Seminar Publik Menjawab Harapan Serta Tantangan Industri Methanol dan Semen. (Wak Hedir Pro Kutim)

SANGATTA – Persatuan Pemuda Kutai Timur (PPKT) menggelar Seminar Publik bertajuk “Menjawab Harapan serta Tantangan Industri Methanol dan Semen, Dalam Meningkatkan Penyerapan Tenaga Kerja Untuk Kesejahteraan Kutai Timur”. Seminar sehari, Selasa (22/6/2021) yang bertempat diruang Aksia, Gedung Serba Guna (GSG), Pusat Perkantoran Pemkab Kutim, Bukit Pelangi itu, dibuka Wakil Bupati Kasmidi Bulang yang sekaligus menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.

Seminar kali ini diikuti puluhan Orgnasisasi Kepemudaan (OKP) di Kutim, pelajar dan mahasiswa. Mendatangkan Narasumber dari dua Perusahaan Besar yakni, PT Kobexindo dan PT BCIP. Wiliam selaku Supervisor Publik Relation and Coordination PT Kobexindo dan Nicholas Rendy selaku Engineering PT BCIP. Serta Ketua KNPI Kutim Felly Lung.

Ketua Umum PPKT Theopilus Berada’ mengatakan sebagaimana diketahui informasi yang beredar, baik media cetak media maupun media sosial (online), bahwasanya kedua perusahaan industri itu akan masuk di Kabupaten Kutim, yang tentunya akan menyerap banyak tenaga kerja. Kegiatan ini dimaksud, sambung Theopilus Berada’ bagaimana peran pemuda Kutim, agar bisa menyambut kedua perusahaan industri metanol dan semen.

“Serta mengawal setiap proses-proses yang akan dilakukan kedua perusahaan itu,” ucap Theo (sapaannya).

Sementara itu, Wakil Bupati Kasmidi Bulang dihadapan ratusan anak muda yang hadir pada kegiatan itu, mengajak generasi muda untuk bisa mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan ketrampilan. Sehingga mampu terserap dalam penyerapan tenaga yang akan dicari kelak.

“Jangan terlena dengan keadaan saat ini, namun harus melihat jauh kedepannya. Saya berharap hasil seminar hari ini, bisa melahirkan sebuah Memorandum of Understanding (MoU) antara KNPI dengan PT BCIP dan PT Kobexindo yang diketahui oleh Pemkab Kutim,” harapnya.

Kegiatan itu, menurut Wabup menjadi awal silaturahmi Pemuda-Pemuda yang ada di Kutim dengan kedua perusahaan besar itu. Kedepannya, pemuda bisa menjalin komunikasi yang lebih baik dengan perusahaan.

“Jangan ada lagi pengangguran di Kutim. Oleh sebab itu, kita harus optimis. Harus bisa menjadi pemain, jangan hanya menjadi penonton di daerah yang sangat subur memiliki banyak potensi sumber daya alam,” tutur Kasmidi Bulang.

Kepada siswa maupun mahasiswa yang hadir, Kasmidi sekali lagi mengajak untuk mempersiapkan diri (potensi) mulai dari sekarang. Sebab, banyak peluang-peluang ke depan. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here