Beranda Keagamaan Konda V GKII Kutim Di Miau Baru Resmi Dibuka Bupati Ardiansyah

Konda V GKII Kutim Di Miau Baru Resmi Dibuka Bupati Ardiansyah

51 views
0

Momen pembukaan kegiatan Konda ke V di GKII Miau Baru. (Wak Hedir Pro Kutim)

KONGBENG – Senin (28/6/2021) siang, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman kembali melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah kecamatan pedalaman. Didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Bupati berangkat ke Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng untuk membuka Konferensi Daerah (Konda) V Kutim, di Gereja GKII.

Turut hadir pada kegiatan ini antara lain unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Dandim 0909/Sangatta Letkol Czi Pabate, Perwakilan Polres Kutim, Kapolsek Kongbeng, Koramil Muara Wahau, Asisten Perekonomian Pembanginan Suroto. Sejumlah Kepala OPD juga nampak hadir seperti Plt Kepala Dinas PU Kutim Witono, Kepala Dinas Perhubungan Rizali Hadi, Kepala Bagian Kerjasama Setkab Kutim Yuriansyah. Camat Kongbeng Furkani dan Sekcam Kongbeng Petrus Ifung, Camat Muara Wahau Ashari, Camat Telen Luhat Ivung, Camat Busang Impung Anyeq dan tamu undangan lainnya.

Pembukaan acara itu, ditandai dengan pemukulan gong dan pengalungan peserta Konda yakni kepada Kueng Lahang dan Liliany Maiaweng.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dihadapan seluruh masyarakat yang hadir menjelaskan, penempatan agama sebagai bentuk penjabaran masyarakat Indonesia yang beragama, bersatu dan berbudaya menjadi bagian dari visi-misi yang diusungnya. Fokus untuk meningkatkan masyarakat yang berakhlak mulia, berbudaya dan bersatu. 

“Kutim ini memang seperti miniaturnya Indonesia, semua suku ada di Kutai Timur, semua agama ada di Kutai Timur. Oleh karena itu, pemerintahan memberikan kesempatan kepada semua (masyarakat) untuk tumbuh dan berkembang,” jelas orang nomor satu di Kutim tersebut.

Ardiansyah berharap dari Konda ke V yang berlangsung selama tiga hari ini, ke depan bisa melahirkan poin penting yang mampu menginspirasi masyarakat. Guna mendukung pembagunan Kutim selama empat tahun ke depan. Artinya tidak hanya menghasilkan pengurus yang baru.

“Tetapi juga menghasilkan beberapa butir-butir pendukung pembangunan Kutai Timur,” kata Ardiansyah. 

Yan selaku Ketua Panitia, sebelumnya mengatakan, kegiatan luar biasa ini seharusnya diikuti 320 peserta, dari seluruh GKII se Kutim. Namun karena beberapa kendala akhirnya hanya dihadiri 280 peserta. Alasan utama yakni disebabkan pandemi COVID-19. Sehingga kegiatan pertandingan olahraga hingga kesenian mesti ditiadakan akibat penyebaran virus Corona.

“Tahun ini agak berbeda karena dalam kondisi pandemi. Tempat pelaksanaan seharusnya di Rantau Panjang, GKII lah yang mampu menampung peserta. Tempat pemondokan lebih dekat ke Desa Miau Baru ini. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat Miau Baru, Kepala Desa, Kepala Adat, Gembala Jemaat yang sudah menyediakan tempat bagi kita,” jelas Yan yang merupakan anggota DPRD Kutim ini.

Sementara itu, Ketua Wilayah GKII Provinsi  Kaltim Iwan Bambang menjelaskan, dalam acara konda ini bakal diadakan pemilihan pengurus yang baru. Serta menetapkan pokok-pokok program lima tahun kedepan. Gereja-gereja pun akan turut memberikan peran serta membangun Kutim dibidang spiritual keagamaan. 

“Bersyukur (Konda V GKII Kutim) masih bisa dilaksanakan, meskipun di tengah pandemi. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Apabila ada yang tidak melaksanakan (protokol kesehatan) panitia diminta untuk bisa menegur langsung. Kita tidak ingin ada klaster dari Konda ini,” ujarnya. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here