Beranda Sosial & Kesehatan Rentan Tertular COVID-19, 1200 Bumil di Kutim Di Vaksinasi Program di Launching...

Rentan Tertular COVID-19, 1200 Bumil di Kutim Di Vaksinasi Program di Launching Bupati

5 views
0

SANGATTA- Ibu hamil (bumil) terutama hamil muda, mempunyai resiko tinggi terhadap penularan penyakit yang diakibatkan oleh COVID-19. Banyak pakar kesehatan menjelaskan imunitas tubuh seseorang akan menurun ketika sedang hamil. Proses kehamilan itu sendiri adalah sebuah proses inflamasi. Ketika seorang mengalami proses inflamasi otomatis daya tahan tubuhnya itu menjadi rentan. Akibatnya bumil menjadi rentan tertular COVID-19.

Dengan alasan tersebut, Pemkab Kutim juga melaksanakan program vaksinasi bagi bumil. Bersamaan dilaksanakannya kegiatan vaksinasi bagi warga lainnya. Khusus program vaksinasi bagi bumil di Kutim, dimulai Kamis (16/9/2021). Kegiatan yang di launching oleh Bupati Kutim ini digelar di Gedung Serba Guna (GSG), Bukit Pelangi Sangatta.

Sebelum penyuntikan vaksin COVID-19 kepada bumil, Bupati lebih dulu menyampaikan beberapa imbauan. Intinya meminta seluruh masyarakat, terutama bumil untuk segera melakukan vaksinasi. Apalagi bumil sangat rentan tertular virus Corona. Sedangkan warga biasa lainnya tentunya untuk mengurangi gejala berat jika sampai suatu saat tertular COVID-19.

“(Pada) Ibu hamil ini ada dua nyawa di dalamnya. Maka untuk kesehatannya harus betul-betul kita jaga,” ucap Ardiansyah.

Agar target herd immunity seluruh masyarakat cepat tercapai, orang nomor satu di Pemkab Kutim ini juga meminta agar cakupan imunisasi semakin diperluas. Sehingga penularan COVID-19 di Kabupaten Kutim bisa dicegah.

“Mohon dibantu edukasi dan dukungannya untuk kegiatan vaksinasi (COVID-19) ini supaya masyarakat Kutai Timur (Kutim) mau divaksin,” pintanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim dr Bahrani menekankan agar masyarakat tidak perlu takut dengan merek vaksin tertentu. Karena vaksin yang digunakan sekarang ini sudah mendapat sertifikasi BPOM. Serta mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

” Jangan pilih-pilih soal vaksin, kalau ada kesempatan vaksin, silahkan masyarakat lakukan vaksin,” kata Bahrani.

Sesuai laporan Mustika, selaku Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kutim, target bumil yang akan di vaksin sebanyak 1200 orang. Tersebar di seluruh Kutim. Suksesnya program vaksinasi ini berkat kolaborasi Dinas Kesehatan, DPPKB, BKKBN Kaltim, rumah sakit swasta, serta berapa organisasi kewanitaan di Kutim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here