Beranda Entertainment Dandim 0909/Kutim Ingatkan Warga Soal Pentingnya Pakai Masker

Dandim 0909/Kutim Ingatkan Warga Soal Pentingnya Pakai Masker

20 views
0

Dandim 0909/Kutim Letkol CZI Heru Aprianto saat menerima silaturahim pengurus PWI Kutim di kantornya. (Fuji/Pro Kutim)

SANGATTA- Pemerintah pastinya tak pernah surut melakukan upaya menekan angka penularan COVID-19. Namun demikian semua itu tak akan maksimal apabila masyarakat tidak ikut serius mendukung. Dandim 0909/Kutim Letkol CZI Heru Aprianto menyadari hal tersebut. Saat menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutim, Heru menyebut hingga kini masih saja banyak masyarakat abai dengan protokol kesehatan. Entah karena tak percaya dengan adanya COVID-19 atau memang bersikap menyepelekan. Paling sering terlihat yaitu warga beraktivitas tak menggunakan masker.

“Penanganan (penyebaran) COVID-19 memerlukan dukungan (serius) semua pihak. Dimulai dari diri sendiri dengan cara yang paling sederhana yaitu mengenakan masker. Bagaimana COVID-19 bisa kita lawan, kalau masyarakatnya saja tidak mau pakai masker,” tegas Heru di Makodim 0909/Kutim waktu itu.

Sebagai contoh sikap abai tak memakai masker kerap dilakukan oleh sejumlah masyarakat saat bersua dengan keluarga yang berkunjung ke rumah, berjumpa teman, bertemu sahabat dan lain-lain. Biasanya terjadi karena perasaan tak nyaman disebabkan faktor kedekatan. Padahal untuk urusan pencegahan COVID-19 dan demi kesehatan, selama pandemi virus Corona pemakaian masker menjadi hal yang wajib.

Heru yang mengaku pernah tertular COVID-19 dengan gejala ringan tersebut kembali mengingatkan masyarakat soal pentingnya disiplin protokol kesehatan 5M. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memgenakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Ditambah dengan mendukung upaya pemerintah menyukseskan program vaksinasi massal diseluruh Indonesia. Serta tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kami (jajaran TNI AD/ Kodim 0909/Kutim) juga terus mendukung program vaksinasi (COVID-19) nasional melalui penyunyikan vaksin diwilayah kerja. Dilakukan dilokasi yang berbeda. Misalnya sudah pernah sebelumnya di Sangkulirang, maka vaksinasi berikutnya di kecamatan lainnya,” jelas Heru dihadapan awak media. (hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here