Beranda Kutai Timur Peserta Pelatihan Diskop UMKM Kutim Dapat Teori Dasar Akuntansi

Peserta Pelatihan Diskop UMKM Kutim Dapat Teori Dasar Akuntansi

106 views
0

Narasumber pelatihan Diskop Febriansyah dari Konsultan Sumber Daya Manusia (SDM) dari Pusat Layanannya Usaha Terpadu Kalimantan Timur (PLUT Kaltim). (Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim)

SANGATTA – Teori dasar akuntansi menjadi pembahasan perdana, pada pelatihan Pelatihan Akuntansi Koperasi, bagi pengurus koperasi, garapan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kutai Timur (Kutim), Rabu ( 17/11/2021).

Febriansyah, Konsultan Sumber Daya Manusia (SDM) dari Pusat Layanannya Usaha Terpadu Kalimantan Timur (PLUT Kaltim) selaku narasumber menjelaskan, pelatihan ini bisa memberikan gambaran bagaimana mewujudkan koperasi yang dikelola secara profesional. Dengan menerapkan prinsip keterbukaan, transparansi dan akuntabilitas yang dapat diakui. Diterima dan dipercaya oleh anggota pada khususnya maupun masyarakat luas pada umumnya.

“Yang ideal setiap koperasi ada 6 laporan keuangan. (Meliputi) Perhitungan perusahaan, neraca keuangan, arus kas, catatan atas laporan keuangan, perubahan kekayaan bersih, serta promosi ekonomi anggota,” kata Febriansyah pada pelatihan yang akan dilangsungkan selama tiga hari di Gedung Teras Belad, Sangatta Selatan.

Salah satu indikator terlaksananya penerapan prinsip tersebut sambung Febriansyah, adalah melalui penyelenggaraan akuntansi secara benar dan tertib. Oleh karena koperasi memiliki identitas, maka penerapan akuntansi dan penyampaian laporan keuangannya juga menunjukkan kekhususan. Dibanding dengan akuntansi dan laporan keuangan badan usaha lain pada umumnya.

“Saya berharap para pengurus koperasi mampu memahami secara detail. Walaupun secara praktik belum bisa menghasilkan laporan maksimal,” harapnya.

Budhi Utomo, salah seorang peserta pelatihan mengapresiasi langkah Diskop UMKM bisa menggelar kegiatan ini. Menurutnya pelatihan seperti ini sudah sangat lama dinantikan para pengurus koperasi yang ada di Kabupaten Kutim.

“Ini akan jadi ilmu yang bermanfaat kedepannya bagi koperasi. Karena ilmu yang didapat akan dijadikan dasar Rapat Anggota Tahunan (RAT) . Pengurus harus mampu menyajikan laporan keuangan secara baik,” pungkasnya (hms8/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here