Beranda Entertainment Tak Ada Soal Bocor, Wabup Pastikan SKB CPNS Kutim Aman

Tak Ada Soal Bocor, Wabup Pastikan SKB CPNS Kutim Aman

54 views
0

Saat Wabup Kutim Kasmidi Bulang meninjau lokasi ujian SKB CPNS. (Wak Hedir Pro Kutim)

SANGATTA – Rabu (24/11/2021), hari ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) menyelenggarakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dilingkungan Pemkab Kutim 2021. SKB tersebut, diikuti sebanyak 113 orang yang telah dinyatakan lulus pada tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebelumnya. 

Wakil Bupati Kasmidi Bulang, usai membuka SKB, kepada media memastikan, bahwa pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS di Kabupaten Kutim aman. Tidak ada kebocoran soal, seperti berita yang beredar di daerah-daerah lainnya. 

“Berkaitan dengan berita hoax yang beredar, bahwa soal ujian ada jebol, InsyaAllah, kita (Pemkab Kutim) pastikan di Kutim aman. Ini murni, tidak ada rekayasa, ruang ujian pun masih disegel. Nanti dari BKN (Badan Kepegawaian Negara) yang membuka segel ruangan,” tegas Kasmidi didampingi Kepala BKPP Kutim Misliansyah dan Koordinator pengawas dari BKN Regional Banjarmasin Noor Afiat.

Kasmidi berharap, ke depan CPNS Kutim bisa memiliki motivasi tinggi melakukan pengabdian. Karena punya semangat baru yang notabene, semangat anak-anak muda. Semakin tangguh melayani masyarakat dimana pun ditugaskan.

“Karena mungkin nanti ditempatkan di pendalaman. Untuk itu, jangan cengeng. Kabupaten ini, satu kesatuan tidak terpisahkan. Kita berharap, melalui (kinerja) CPNS ini nantinya, pembangunan di Kutim bisa merata. Karena ada orang-orang hebat,” harap Wabup.

Sementara itu, Kepala BKPP Kutim Misliansyah menjelaskan, SKB dilaksanakan selama satu hari. Ada 113 peserta yang akan dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dan kedua sebanyak 50 peserta dan sesi ketiga 13 orang. 

“Karena ada 113 peserta, ada 65 jabatan yang diperebutkan, satu jabatan ada tiga orang (yang memperebutkan). Ada delapan jabatan yang tidak terisi karena formasi yang lama tidak ada yang mendaftar,” ungkap Ancah, sapaan karib Misliansyah. 

Kebanyakan formasi yang terisi dari tenaga medis. Formasi dokter, karena tidak ada yang melamar. Dia menyebut pihaknya sudah berusaha mencari tenaga honor untuk mendaftar. Namun hasilnya nihil dan tidak ada yang bisa untuk mengisi formasi tersebut.

Ditempat yang sama, Koordinator Pengawas Perwakilan BKN Regional VIII Banjarmasin, Noor Afiat mengatakan, ada empat perwakilan BKN yang turun sebagai pengawas. 

“(SKB) Dipastikan aman, yang terjadi itu (kebocoran soal) hanya diluar regional. Jadi tidak ada (kebocoran soal di Kutim). Kami berharap kerjasama dengan tim yang ada di daerah (Kutim) itu berjalan dengan baik,” harap Noor Afiat.

Selain itu, juga memastikan, Personal Computer (PC) yang digunakan saat SKB telah menerapkan sistem yang terbaru. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here