Beranda Keagamaan Pemkab Kutim Prioritaskan Pembangunan SDM – Ardiansyah: Salah Satunya Pengembangan Kapasitas Rohaniwan

Pemkab Kutim Prioritaskan Pembangunan SDM – Ardiansyah: Salah Satunya Pengembangan Kapasitas Rohaniwan

74 views
0

Momen Ardiansyah memberikan Pidato di Gedung Gereja Kerapatan Pentakosta (GKP) Jemaat Anugerah Kabo Jaya, Sangatta utara. Foto : Vian Pro Kutim

SANGATTA- Kesempatan yang sama dan proporsional dalam pengembangan kapasitas bagi semua rohaniwan tetap salah satu menjadi prioritas dalam program pembangunan SDM di Kutim. Hal tersebut disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah saat menghadiri perayaan Natal bersama warga Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kutim di Gedung Gereja Kerapatan Pentakosta (GKP) Jemaat Anugerah, Kabo Jaya, Sangatta Utara, Senin (31/01/2022). 

“Pemerintah (Pemkab Kutim) senantiasa akan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh rohaniwan dalam pengembangan kapasitasnya secara proporsional kepada semua golongan agama. Tidak ada yang dibeda-bedakan, semua mendapat kesempatan yang sama,” tegas Ardiansyah. 

Disamping pengembangan kualitas SDM, Pemkab juga fokus dengan pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur di pedesaan maupun di perkotaan yang menjadi kewajiban pemerintah, sesuai dengan jenjang kewenangannya. Terkait perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur, menurutnya ada jenjang kewenangan. Yaitu urusan Pemerintah Pusat, Pemprov dan Pemkab. Jalurnya sudah ditetapkan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Hal itulah yang harus dimengerti oleh masyarakat. Tidak semua infrastruktur jalan yang ada di Kutim menjadi kewenangan kabupaten. 

Namun demikian saat urgensi serta batas-batas kewajaran dan kemampuan daerah, pemerintah tidak akan tinggal diam untuk membantu,” jelasnya.

Ardiansyah dalam pesannya pada perayaan Natal yang turut dihadiri anggota DPRD Kutim Yulianus Palangiran itu mengingatkan kembali kepada seluruh jemaat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Serta melakukan vaksinasi di tengah-tengah situasi pandemi COVID-19 ini. 

“Beberapa minggu sebelumnya, kasus COVID-19 itu nihil, tetapi beberapa hari yang lalu, ada penambahan 30 kasus baru. Sehingga Kutim kembali masuk zona merah. Dalam perubahan cuaca yang cukup ekstrim ini tetaplah tingkatkan kewaspadaan dalam menjaga kesehatan kita masing-masing. Patuhi prokes dalam beraktivitas sehari-hari dan lakukan vaksinasi baik itu dosis 1, 2 maupun booster, “imbaunya.

Sebelumnya, Pdt Paulus Minggu dari GKP Bengalon, dalam khotbahnya menyampaikan bahwa meskipun situasi sulit karena situasi pandemi saat ini, jemaat jangan menjadi tawar hati, kecewa bahkan putus asa. 

“Justru sebaliknya di masa-masa kesesakan ini, pengharapan kita harus diarahkan dan diletakkan dalam tangan kuasa Tuhan. Jangan takut, serahkanlah segala kecemasan, kekuatiranmu kepada Tuhan, Dia yang akan berperkara dalam hidupmu,” serunya.

Ditambahkan olehnya, pandemi COVID-19 yang sudah merusak segala sendi kehidupan jangan membuat iman lemah. Justru sebaliknya persoalan ini akan menguji kualitas iman dan pengharapan seluruh jemaat.

Pdt Natan juga mengingatkan jemaat agar jangan selalu menggantungkan masa depan dan pengharapan pada manusia. Sebab pasti akan membuat kecewa. Tapi sebaliknya, harus selalu berharap kepada Tuhan, karena Dia-lah sumber rahmat dan karunia baru setiap hari. 

Sementara itu Ketua Panitia Pdt Yesaya, menyebutkan dalam lingkup PGPI ada 15 denominasi aras gereja, 130 pendeta dan menaungi 15 ribu jiwa di seluruh Kutim. (kopi4/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here