Beranda Kutai Timur UMKM Harus Terus Berinovasi – Pelaku Usaha Kecil Diberi Pelatihan Kewirausahaan

UMKM Harus Terus Berinovasi – Pelaku Usaha Kecil Diberi Pelatihan Kewirausahaan

75 views
0

Suasana seminar dan pelatihan kewirausahaan mandiri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di ruang Damar, Gedung Serba Guna, Rabu, (9/2/2022). Foto: Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim

SANGATTA- Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman membuka seminar dan pelatihan kewirausahaan mandiri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), kerjasama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dengan salah satu perusahaan jaringan waralaba nasional (Indomaret). Kegiatan berpangaung di ruang Damar, Gedung Serba Guna, Rabu, (9/2/2022). 

Ardiansyah yang baru saja genap berusia 58 tahun merasa bersyukur geliat para UMKM khususnya yang ada di Kutim, mampu bertahan. Bahkan terus tumbuh di tengah pandemi COVID-19 dalam mendongkrak perekonomian. 

“Ini membuktikan bahwa UMKM sudah mendapatkan tempat. Banyak agenda baik pemerintah maupun swasta yang banyak melibatkan para UMKM, ” ujar Ardiansyah. 

Lebih jauh, Ardiansyah meminta kepada para pelaku UMKM untuk terus berinovasi. Meningkatkan produk yang dihasilkan serta kualitas yang dibutuhkan pasar. Hal itu penting, mengingat adanya salah satu instruksi dari KPK serta Mendagri beberapa waktu yang lalu, kepada setiap  daerah terkait pengadaan barang dan jasa untuk menggunakan produk UMKM lokal. 

“Semua UMKM mempunyai kesempatan untuk  memproduksi kebutuhan pemerintah daerah,” ucapnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Zaini mengatakan, pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM diikuti sebanyak 50 peserta. Berasal dari beberapa kecamatan dengan mengambil tema Strategi UMKM Bertahan dimasa Pandemi COVID-19. Denga  narasumber dari Dinkes, serta Bank Kaltimtara,

“Para peserta (pelatihan UMKM) ini, direncanakan ke depan produknya akan kita  pasarkan melalui Indomaret yang ada di Kutim, ” ujar Zaini.

Di tempat yang sama, perwakilan Indomaret Hasan, mengatakan pihaknya terus membuka kemitraan kepada semua UMKM dalam memasarkan produknya khususnya yang ada di Kutim. 

“Tujuan utamanya adalah mengedukasi kepada semua UMKM, bahwa ada peluang yang lebih besar jika penjualannya melaui pasar modern,” ucap Hasan. (kopi6/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here