Beranda Pemerintahan Ini Pesan Kapolres Kutim, Sukseskan Operasi Keselamatan Mahakam 2022

Ini Pesan Kapolres Kutim, Sukseskan Operasi Keselamatan Mahakam 2022

214 views
0

Momen apel gelar pasukan di Halaman Mapolres Kutim, Kawasan Pusat Perkantoran pemkab Kutim di Bukit Pelangi Foto: Ist

SANGATTA- Polres Kutim kembali menggelar Operasi Keselamatan Mahakam 2022. Mulainya operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan di Halaman Mapolres Kutim, Kawasan Pusat Perkantoran pemkab Kutim di Bukit Pelangi, Selasa (1/3/2022). Apel yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini dipimpin Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko.

Sejumlah pejabat hadir mengikuti apel yang berakhir pukul 08.30 tersebut. Seperti Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, Dandim 0909/Kutim Letkol Czi Heru Aprianto, Palaksa Lanal Sangatta Mayor Laut Herwanto, Dansup POM Sangatta Kapet Cpm M Gandi Gunawan, Kadiskes Kutim dr Bahrani serta sekitar 20 undangan lainnya. Sedangkan dibarisan peserta apel ada 2 peleton personil gabungan TNI dari Kodim 0909/Kutim dan Lanal Sangatta. Kemudian 3 peleton personil Polres Kutim, 2 peleton personil gabungan (Dishub, Satpol PP dan BPBD Kutim).

Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko dalam arahannya menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh kepolisian daerah. Demi menciptakan kondisi kondusif jelang puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 2022 di tengah pandemi virus Corona yang sampai saat ini belum usai. Dia menjelaskan peningkatan pelanggaran disebabkan oleh karena adanya perubahan kebijakan dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2021. Dikarenakan secara nasional sedang mengalami pandemi Covid-19.

“Sehingga kegiatan penegakan hukum terhadap cara berlalulintas ditiadakan,” sebutnya.

Selama pelaksanaan operasi keselamatan 2021 kegiatan mendapatkan tindakan preventif dan edukasi terhadap pengguna jalan raya. Serta penegakan disiplin terhadap pelanggar. Sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat. Welly menambahkan, permasalahan dibidang lalu lintas dewasa ini telah berkembang cepat dan dinamis. Rencana pemindahan IKN di Kaltim melahirkan konsekuensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. Bertaut dengan kondisi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilisasi dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, operasional orang sebagai angkutan publik sudah berada dalam genggaman cukup menggunakan HP (handphone),” kata Kapolres Kutim. “Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas. Sehingga mampu mengantisipasi dampak yang timbul dari modernisasi transportasi tersebut,” tambahnya.

Dalam menjawab perkembangan tersebut, kata Welly, Polantas terus berupaya melaksanakan inovasi dan edukasi, eksternal maupun internal. Guna meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Yaitu dengan memanfaatkan teknologi informasi berupa penerapan bagi pelanggar lalu lintas yang secara nasional. Di launching oleh Kapolri pada 17 Maret 2021 dan pada tahap pertama terhadap pelanggar lalu lintas tersebut merupakan salah satu bentuk dari pencapaian program Kapolri. Yaitu menuju polisi yang PRESISI (Prediktif, Responsivitas, Transparansi dan Berkeadilan)

“Mencermati hal tersebut, diharapkan dasar lalu lintas mampu mempersiapkan langkah-langkah antisipasi baik taktis, teknis dan strategi agar dapat mengikuti perkembangan dan kemajuan bidang transportasi yang semakin dinamis,” pintanya.

Sehingga dapat menciptakan situasi dan kondisi lalulintas yang aman dan nyaman. Serta keselamatan masyarakat, menjelang, pada saat, maupun pasca pelaksanaan ibadah puasa dan perayaan hari raya Idul Fitri 2022. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here