Beranda Pemerintahan Kasmidi Sebut LPRI Kutim Partner dan Kontrol Pemerintah

Kasmidi Sebut LPRI Kutim Partner dan Kontrol Pemerintah

209 views
0

Wabup Kasmidi Bulang menghadiri pelantikan DPC Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Kutim. Foto: Wahyu Pro Kutim

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang menghadiri pelantikan DPC Lembaga Pengawas Reformasi Indonesia (LPRI) Kutim periode 2021-2025 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Rabu (9/3/2022). Ketua DPC LPRI Kutim Sukransyah dilantik oleh Ketua DPD LPRI Kaltim Ahmad Al Tarzie, disaksikan Ketua DPRD Kutim Joni, Sekum DPD LPRI Kaltim Ari Saputra dan undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Kasmidi Bulang mengapresiasi terbentuknya pengurus LPRI Kutim yang baru. Ia berpesan kepada pengurus yang telah dilantik untuk menjaga amanah tersebut. Berikan kontribusi yang maksimal dan berperan aktif dalam pengawasan di Kutim.

“Jangan takut, silahkan saja kritik dan berikan saran pemerintah. Kami welcome saja, karena pemerintah tidak akan sukses kalau tidak bisa menerima pendapat,” ujar Kasmidi.

Kasmidi mengatakan bahkan persoalan hukum LPRI Kutim harus lebih sensitif dan mengawalnya, agar bisa mengontrol masalah-masalah yang ada.

“LPRI Kutim diharapkan bisa menjadi partner, teman diskusi, kontrol bagi pemerintah. Supaya perjalanannya pemerintah ini tetap baik,” ucap Kasmdi.

Usai dilantik, Ketua DPC LPRI Kutim Sukransyah mengatakan keberadaan LPRI di Kutim mulai 2020 lalu, ia menjadi periode kepimpinan kedua yang sebelumnya dipimpin oleh Burhan. Ia menjelaskan selama dua tahun tersebut LPRI telah banyak menjalankan kegiatan diantaranya, audiensi, monitoring dana desa dan sebagainya.

“Tidak pernah LPRI mencari-cari masalah badan atau lembaga apapun. Tidak juga pernah melakukan tindak-tindakan yang melanggar aturan,” katanya.

Lanjut, ia berharap kepada seluruh pengurusnya agar berkerja sesuai hati nurani dan menjadi pengurus yang baik demi pembangunan yang ada di Kutim.
Kedepan LPRI Kutim, ia mengatakan bakal pembentukan garda bela negara, supaya bisa menjadi garis depan jika dibutuhkan negara. (Kopi7/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here