Beranda Pemerintahan Untuk 2023, Camat Sangsel Minta Peningkatan Lima Bidang

Untuk 2023, Camat Sangsel Minta Peningkatan Lima Bidang

56 views
0

Camat Sangatta Selatan Vita Nurhasanah saat menandatangani Berita Acara Musrenbang. Foto: Wahyu Pro Kutim

SANGATTA – Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat kecamatan (Musrenbangcam) pada tiga kecamatan, yaitu Sangatta Utara, Sangatta Selatan (Sangsel) dan Teluk Pandan, yang dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Kecamatan Sangatta Utara, Selasa (8/3/2022) berlangsung lancar. Camat Sangsel Vita Nurhasanah pada kesempatan tersebut menyampaikan lima bidang prioritas pembangunan di Kecamatan Sangsel untuk tahun depan.

Pada 2023, Vita menyebut, untuk bidang pemerintahan yang masuk skala prioritas di Sangsel adalah pemekaran desa persiapan Pinang Raya, pembangunan tower jaringan telekomunikasi di area blankspot, termasuk wilayah kantor Camat Sangatta Selatan.

“Selain itu, pemasangan jaringan PLN di sekitar Ringroad-Sangkima dan PDAM untuk wilayah Desa Sangkima, Teluk Sangkima, Ringroad dan Poros Bontang,” ujarnya di hadapan Bupati Ardiansyah sulaiman, Wabup Kasmidi Bulang, Pj Seskab Kutim Yuriansyah, Ketua DPRD Kutim Joni dan Anggota DPRD lainnya, Kepala Bappeda Suprihanto serta undangan yang hadir.

Sedangkan di bidang infrastruktur, ia mengusulkan pembangunan Gedung Kantor Camat, Gedung BPU, lanjutan pengerjaan Jalan Ringroad-Sangkima-Teluk Sangkima yang merupakan penghubung kecamatan dan desa. Berikut peningkatan jalan Muspika di Muara Gabus dan pembangunan jembatan di Jalan HM Ardan Kilometer (Km) 1 Desa Sangsel.

“Untuk bidang Pendidikan, program prioritas adalah pembangunan SMAN 1 dan SMPN 3 Sangatta Selatan,” papar Vita.

Sementara itu, di bidang ekonomi dan sosial, Camat Sangsel mengusulkan pembangunan dan penertiban pasar Sangsel. Pembangunan serta pengembangan pariwisata dan pengadaan tempat pemakaman umum. Dibidang lingkungan ia mengusulkan pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu.

“Penertiban dan penanganan kandang babi di Km 3 Desa persiapan Pinang Raya dan pemulihan ekosistem Mangrove melalui Sylvofishery,” pungkasnya.

Menanggapi usulan Camat Sangsel, Bupati Kutim Ardiansyah meminta Bappeda untuk memprioritaskan pembangunan Kantor Camat. Karena belum memiliki kantor yang representatif.

“Lahannya sudah ada, kata Pak Wakil Bupati. Masyarakat sudah menghibahkan lahan seluas 10 hektare. Jadi silakan direncanakan,” ujar Ardiansyah.

Sangsel merupakan sentra buah salak. Karena itu, Ardiansyah meminta Dinas Pertanian atau Dinas Perkebunan untuk menjadikan Sangsel sebagai sentra tanaman Salak.

“Salak Sangkima sangat berkualitas, buahnya manis dan ukurannya besar. Namun para petaninya seperti hidup segan mati tak mau. Jadi dinas terkait tolong (Sangsel) dibantu. Agar Sangatta Selatan menjadi sentra Salak,” pintanya. (kopi7/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here