Beranda Kutai Timur Belilah Minyak Goreng Sesuai Kebutuhan – Disperindag Imbau Warga Tak Jadi Spekulan

Belilah Minyak Goreng Sesuai Kebutuhan – Disperindag Imbau Warga Tak Jadi Spekulan

67 views
0

Suasana pembelian minyak goreng di rumah Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang. Foto: Fuji Pro Kutim

SANGATTA- Kabid Perdagangan Disperindag Kutim Pasombaran mewakili Kepala Dinasnya mengimbau masyarakat agar tidak “panic buying” alias membeli berlebihan, pada situasi sulitnya mendapatkan minyak goreng saat ini. Imbauan tersebut disampaikan olehnya untuk menjaga stabilitas pasar di tengah kondisi kelangkaan minyak goreng yang terjadi sekarang. Ajakan agar masyarakat tetap tenang ini pun digaungkan kembali olehnya, saat mengawasi program distribusi ribuan liter minyak goreng, dengan harga eceran tertinggi Rp 14 ribu per liter, Sabtu (11/3/2022) pagi. 

“Kami tetap mengimbau agar warga membeli (minyak goreng) sesuai kebutuhan. Jangan menimbun dalam jumlah banyak, apalagi untuk dijual kembali. Agar distribusi minyak goreng dengan harga wajar kembali normal di pasaran,” imbau Pasombaran yang pernah menjabat sebagai Kepala UPT Pasar Induk Sangatta tersebut.

Menggunakan alat pelantang suara, masyarakat diminta agar tak menimbun minyak goreng dan menjadi spekulan di saat-saat seperti ini. Apabila ada yang terbukti menimbun dalam jumlah banyak, pasti ditindak lanjuti ke ranah hukum. Pasombaran juga menjelaskan bahwa Disperindag terus melakukan pengawasan distribusi minyak goreng ke Kutim. 

Diinformasikan olehnya bahwa distribusi minyak goreng saat ini tetap berjalan seperti biasa. Walaupun diakuinya terkadang ada sedikit keterlambatan pendistribusian dari Samarinda. Artinya ketersediakan minyak goreng selalu ada dengan harga eceran tertinggi yang sudah ditentukan dan diawasi pemerintah.

“Jadi masyarakat tidak perlu ‘panic buying’ (membeli berlebihan). Stok ada, jadi tidak perlu mengantre dari penjual satu ke penjual lainnya,” tutup Pasombaran di halaman Rumah Pribadi Wabup Kutim H Kasmidi Bulang, di Jalan Poros Sangatta-Bontang (sekitar Patung Burung), Sangatta Utara. 

Dia yakin, apabila masyarakat membeli sesuai kebutuhan dan tidak berpikir mengambil keuntungan sesaat dengan menjadi spekulan, maka stok minyak goreng di pasaran akan kembali normal dengan harga yang wajar. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here