Beranda Kutai Timur Tanggap Darurat, Kutim Buka Media Center – Terapkan Sistem Satu Data Informasi

Tanggap Darurat, Kutim Buka Media Center – Terapkan Sistem Satu Data Informasi

81 views
0

Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam rapat evaluasi tanggap darurat banjir di kantor BPBD Kutim. Foto: Vian Pro Kutim

SANGATTA- Untuk meminimalisir kesimpangsiuran informasi dalam penanganan situasi tanggap darurat banjir, Pemkab Kutim mulai saat ini menerapkan sistem informasi satu pintu dengan membuka ” Media Center” sehingga apa yang dibutuhkan masyarakat terkoordinir dengan baik secara berjenjang mulai dari RT, desa hingga kecamatan,” jelas Bupati Ardiansyah saat memimpin rapat evaluasi tanggap darurat banjir yang dihadiri Forkopimda, BNPB Pusat dan Provinsi Kaltim, BPBD, beberapa OPD, Basarnas dan PMI di gedung Posko Tanggap Darurat Banjir, kantor BPBD, Rabu (23/3/2022).

“Dengan adanya pusat layanan ini, data yang tersaji lebih terperinci, dan yang menjawab maupun yang memerintahkan tidak simpang siur. Semua harus satu pintu, “tegas Ardiansyah.

Dia menambahkan bahwa dengan adanya media center di Kantor BPBD Kutim yang juga sebagai Posko Tanggap Darurat Banjir, para wartawan baik media cetak dan online bisa memanfaatkan sarana ini untuk bahan informasi yang lebih akurat.

“Kita tidak menginginkan situasi bencana seperti ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tanpa data yang valid dan lengkap. Diakui pula masih banyak kekurangan dalam penyusunan mitigasi bencana serta penanganan tanggap darurat ini, tapi dengan semangat dan tekad yang kuat, tim terus berupaya agar penanganan kebutuhan masyarakat yang terdampak bisa lebih baik, “jelasnya.

Bupati Ardiansyah juga menjelaskan bahwa usai tanggap darurat banjir, dalam waktu dekat ini akan dilakukan “review” sistem drainase dalam wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan.

Terhitung sejak penetapan tanggap darurat banjir, Sabtu (19/3/2022) hingga Selasa,(22/3/2022), Pemkab Kutai Timur (Kutim) telah mencatat ada 7.035 KK di Sangatta utara dan di Sangatta Selatan sebanyak 10.095 KK setara dengan 25.599 jiwa terdampak dengan kerugian materi 2.477 rumah terendam banjir, 2090 jiwa pengungsi.

Sementara itu, Kepala BPBD Kutim,Syafurddin menjelaskan bahwa dalam penanganan tanggap darurat banjir ini, Pemkab Kutim juga telah menyiapkan 22 unit perahu karet, 41 unit perahu, ada 9 posko pengungsian di Sangatta Utara, di Sangatta Selatan ada 7 posko dan 6 dapur umum. Sedangkan personel yang terlibat sebanyak 486 orang. (kopi4/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here