Beranda Kutai Timur PMI Kutim Distribusikan Bantuan Sampai ke Wilayah Terisolir – Dilakukan Hingga Tanggap...

PMI Kutim Distribusikan Bantuan Sampai ke Wilayah Terisolir – Dilakukan Hingga Tanggap Darurat Berakhir

42 views
0

PMI Kutim menyalurkan distribusi air bersih. Foto: ist

SANGATTA- Penyaluran distribusi air bersih dan bantuan bagi korban terdampak banjir Sangatta oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kutim terus berlangsung. Jumat (25/3/2022), PMI Kutim berupaya menjangkau daerah-daerah yang sebelumnya terisolir karena bencana alam tersebut. 

Dibeberapa titik, bahkan armada pengangkut air PMI Kutim mesti menghadapi kendala yang berat. Contohnya melalui jalan rusak dan kubangan berlumpur di wilayah Muara Gabus, kelurahan Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan. Truk tangki berisi air bersih sempat amblas terperosok kedalam kubangan lumpur. Semua itu dilakukan demi membantu warga terdampak banjir. 

“Butuh waktu sekitar 3 jam lamanya baru bisa ke luar dari kubangan lumpur. Setelah itu baru bisa melanjutkan perjalanan menuju lokasi yang akan diberikan bantuan,” jelas Kepala Markas PMI Kutim, Wilhelmus Wio Doi.

Ewil, sapaan karib Wilhelmus Wio Doi, menjelaksan misi kemanusian PMI kali ini tak hanya sebatas mendistribusikan air bersih, tetapi juga mendistribusikan paket Food Item, baby kit serta pelayanan ambulans untuk warga di wilayah Muara Gabus. Melanjutkan kegiatan evakuasi dan lainnya pada saat bencana banjir terjadi beberapa hari yang lalu.

Kembali ditambahkan olehnya, PMI Kutim terus melakukan pelayanan selama masa tanggap darurat hingga 2 April 2022. Mengikuti Surat Keputusan Bupati Kutim terkait Penetapan Bencana oleh Pemkab Kutim. Maka dari itu, meski medan berat dan jauh pun pelayanan-pelayanan kemanusian yang sifatnya pascabencana tetap dilakukan. Khusus pelayanan air bersih ini, sambung Ewil, PMI Kutim mendapat dukungan dari Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim dan PT KPC. Selain di Muara Gabus, Sangatta Selatan pendistribusian air dilakukan di daerah terisolir lainnya seperti di Kampung Jawa, Swarga Bara. Pasalnya sejak awal bencana banjir sampai hari ini, wilayah tersebut belum tersentuh bantuan.

“Ada sekitar 30 KK yang menjadi korban terdampak banjir. Sehingga perlu diberikan intervensi dan perhatian pada mereka,” sebutnya.

Selanjutnya misi kemanusiaan PMI Kutim bersama stakeholder akan kembali dilaksanakan Sabtu (26/3/2022) ini. PMI Kutim akan melakukan intervensi dan penyaluran bantuan bagi 70 KK di Kampung Baru, Swarga Bara. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here