Beranda Sosial & Kesehatan KPC, PMI, Dinkes dan IDI Kolaborasi – Geber Pengobatan Pascabanjir dan Vaksinasi

KPC, PMI, Dinkes dan IDI Kolaborasi – Geber Pengobatan Pascabanjir dan Vaksinasi

43 views
0

Suasana pertemuan Pemkab Kutim, Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Timur, PT Kaltim Prima Coal (KPC), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kutim dan Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) mengantisipasi bahaya pasca banjir. Foto: ist

SANGATTA- Mengantisipasi bahaya penyakit pascabanjir Sangatta, Pemkab Kutim, Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Timur, PT Kaltim Prima Coal (KPC), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kutim dan Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) berkolaborasi, menggelar pengobatan gratis kepada warga terdampak banjir.

Koordinator Baksos Febriana Kurniasari menjelaskan, pengobatan masal ini merata di enam desa. Antara lain Desa Sangatta Selatan, Kelurahan Singa Geweh, Desa Pinang Raya, Desa Sangatta Utara.

“Desa Teluk Lingga dan Desa Swarga Bara,” katanya.

Sedangkan Kepala Markas PMI Kutim Wilhelmus WD mengatakan, pengobatan masal akan dirangkai dengan gelaran vaksinasi dosis 1, 2 dan 3. Khusus vaksin dosis 3, baru bisa diberikan setelah jeda tiga bulan setelah dosis kedua. 

“Adapun jenis vaksin yang akan disuntikan, yakni pfizer, astrazeneca dan covovax,” tambanya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Pengobatan Gratis Felly Lung menyebut, acara baksos ini akan dilangsungkan selama tiga hari di enam lokasi. Hari pertama, Rabu 30 Maret 2022, akan digelar mulai pukul 08.00-16.00 WITA, berlokasi di Kantor Desa Sangatta Utara dan Balai Desa Singa Geweh. Hari kedua pada Kamis 31 Maret 2022, mulai pukul 08.00 – 16.00 WITA, di Mushola Baitussalam, Gang Banjar 4B, Desa Teluk Lingga dan halaman Masjid LDII, Gereja GKE atau Kantor BPU Desa Sangatta Selatan. 

“Sementara pada hari ketiga, Jumat 1 April 2022, acara digelar di jalan Porodisa, Desa Swarga Bara dan halaman Masjid Babul Salam, KM1, dekat Patung Burung, Desa Pinang Raya,” sebutnya.

Sehubungan hal tersebut, masyarakat yang merasa memiliki keluhan kesehatan akibat banjir, disilakan datang ke lokasi pengobatan yang telah ditetapkan panitia. Khusus peserta vaksin, menyesuaikan syarat dan ketentuan berlaku. Antara lain dosis ketiga minimal tiga bulan setelah dosis kedua dan usia 18 tahun keatas. Sehat jasmani, bagi penyintas COVID-19 minimal satu bulan setelah terkonfirmasi. Tak ketinggalan membawa fotocopy KTP, alat tulis sendiri dan wajib mengikuti Protokol Kesehatan.(*/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here